Frame Daily, Bekasi — Peristiwa pemadaman listrik melanda kawasan pusat perbelanjaan Mega Bekasi Hypermall di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Sabtu, 11 Juli 2026 siang. Gangguan aliran daya tersebut dilaporkan terjadi mulai pukul 14.15 WIB dan langsung membuat area dalam bangunan menjadi gelap gulita. Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi ini sempat memicu kepanikan minor di kalangan pengunjung yang sedang memadati mal pada akhir pekan. Sejumlah fasilitas elektronik utama, termasuk eskalator dan sistem pendingin ruangan, berhenti berfungsi seketika. Situasi mati lampu massal ini memaksa ribuan pengunjung mengevakuasi diri keluar dari area toko penyewa. Kondisi di dalam bangunan yang minim cahaya membuat mobilitas warga terbatas dan mengandalkan lampu kilat dari gawai masing-masing.
Dampak Pemadaman Listrik pada Tenant dan Bioskop
Imbas dari pemadaman listrik ini berdampak langsung pada seluruh operasional gerai komersial di dalam gedung. Aktivitas jual beli terhenti total karena mesin kasir dan sistem pembayaran digital tidak dapat diakses. Beberapa pelaku usaha terpaksa menutup pintu toko lebih awal untuk menghindari potensi kerugian keamanan akibat suasana yang gelap gulita. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di area hiburan lantai atas, khususnya jaringan bioskop Mega Bekasi XXI. Pemutaran film di dalam teater terhenti di tengah jalan, membuat penonton dievakuasi oleh petugas keamanan ke luar ruangan. Menurut kesaksian pengunjung, seluruh studio mendadak gelap total tanpa adanya pasokan daya dari generator cadangan mal untuk sistem proyektor film.
Kendala Evakuasi Pengunjung di Area Parkir
Sistem sirkulasi keluar-masuk kendaraan di gedung Mega Bekasi Hypermall juga mengalami hambatan signifikan. Berhentinya fungsi tangga berjalan memaksa para pengunjung berjalan kaki menyusuri jalur melingkar di area parkir mobil untuk menuju lantai dasar. Penumpukan kendaraan sempat terjadi di pintu keluar akibat palang gerbang parkir otomatis yang harus dioperasikan secara manual oleh petugas keamanan. Pihak manajemen pusat perbelanjaan hingga Sabtu sore belum merilis keterangan resmi mengenai penyebab kerusakan sistem kelistrikan internal mereka. Di sisi lain, beberapa saksi mata di sekitar kawasan komersial menyebutkan bahwa pasokan daya dari jaringan luar tampaknya mengalami gangguan mendadak. Kendati demikian, operasional sebagian ruko di luar gedung utama dilaporkan masih berjalan normal menggunakan genset mandiri.
Konfirmasi Penyebab Gangguan Sistem Kelistrikan
Sampai berita ini diturunkan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi masih melakukan penelusuran teknis mengenai penyebab pemadaman listrik di titik tersebut. Petugas teknis gabungan dilaporkan telah diterjunkan ke gardu hubung terdekat guna mendeteksi apakah terjadi gangguan pada kabel tegangan menengah atau sistem distribusi internal pusat perbelanjaan. Manajemen mal mengonfirmasi bahwa langkah penanganan awal difokuskan pada pemulihan sirkulasi udara dan evakuasi sisa pengunjung yang masih terjebak di area minim cahaya. Proses pengecekan sirkuit pengaman utama atau breaker generator cadangan juga sedang berjalan untuk memulihkan sebagian sistem pencahayaan darurat di lorong-lorong utama Mega Bekasi Hypermall
Komentar