Minibus Tertabrak Kereta Api, Dua Pelajar Tewas di Lampung Utara

Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Desa Negeri Ratu, Sungkai Utara, Lampung Utara. Minibus yang mengangkut pelajar tertabrak KA Babaranjang hingga menewaskan dua siswa SMA. Polisi menduga pengemudi tetap melintas meski telah diperingatkan petugas.

Minibus Tertabrak Kereta Api, Dua Pelajar Tewas di Lampung Utara
Frame Daily - Lampung Utara

Frame Daily, Lampung Utara – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Desa Negeri Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara. Sebuah minibus yang membawa sejumlah pelajar SMA tertabrak Kereta Api (KA) Babaranjang hingga menyebabkan dua pelajar meninggal dunia dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi saat minibus melintasi rel kereta api ketika KA Babaranjang sedang melaju. Benturan keras membuat kendaraan mengalami kerusakan berat dan para penumpang terpental. Warga bersama petugas segera melakukan evakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Berdasarkan informasi awal, kepolisian menduga pengemudi tetap menerobos perlintasan meski telah mendapat peringatan dari petugas yang berjaga di lokasi. Dugaan tersebut masih didalami melalui penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara bersama petugas terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Selain memeriksa kondisi kendaraan, polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi di lokasi, petugas penjaga perlintasan, serta pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Mengacu pada pemberitaan sejumlah media nasional hingga 15 Juli 2026, dugaan sementara mengarah pada keputusan pengemudi yang tetap melintas ketika kereta sudah mendekat. Aparat menegaskan seluruh fakta akan dipastikan setelah proses penyelidikan selesai.

Dua Pelajar Meninggal Dunia

Akibat kecelakaan tersebut, dua pelajar SMA dinyatakan meninggal dunia. Sementara korban lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda dan mendapatkan perawatan medis.

Identitas korban telah didata oleh petugas dan pihak keluarga telah menerima pendampingan selama proses evakuasi. Polisi juga berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan yang cepat.

Pentingnya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Kecelakaan di perlintasan sebidang kembali menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Pengguna jalan diwajibkan berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberang rel.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas ketika sinyal peringatan telah berbunyi atau ketika petugas telah memberikan isyarat berhenti. Langkah tersebut menjadi upaya utama untuk mencegah kecelakaan serupa.

PT KAI juga secara rutin mengingatkan masyarakat bahwa perjalanan kereta api memiliki prioritas utama di perlintasan sebidang sesuai ketentuan perundang-undangan. Pengendara diminta selalu mengutamakan keselamatan dibanding mengejar waktu tempuh.

Penyelidikan atas kecelakaan maut di Lampung Utara masih terus berlangsung. Polisi akan mengungkap kronologi secara lengkap setelah seluruh proses pemeriksaan selesai. Hasil penyelidikan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api dan mencegah jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.

Ditulis oleh T.S

Komentar