Kick Off Magang Hub Kemnaker Batch 2 Resmi Dibuka, 41 Ribu Peserta Ikuti Program Pemagangan Nasional

Program Pemagangan Nasional Batch 2 resmi dimulai dengan 41 ribu peserta. Pemerintah menyiapkan evaluasi sebelum memperluas program hingga 150 ribu peserta pada Batch 3.

Kick Off Magang Hub Kemnaker Batch 2 Resmi Dibuka, 41 Ribu Peserta Ikuti Program Pemagangan Nasional
Pembukaan Kick off Program Magang Hub Kemenaker Batch 2 (foto : Bayu)

Frame Daily, Jakarta - Program Pemagangan Nasional memasuki tahap baru. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi melakukan kick off program pemagangan Batch 2 dengan menetapkan sekitar 41 ribu peserta yang telah melalui proses seleksi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassieri mengatakan peserta Batch 2 dipilih dari pendaftar yang dinyatakan memenuhi kriteria setelah data calon peserta melalui proses verifikasi dan seleksi.

“Yang mendaftar banyak, tapi yang eligible berdasarkan data yang kita cross-check,” ujar Yassieri.

Jumlah peserta Batch 2 tersebut menambah peserta pada Batch 1 yang sebelumnya mencapai sekitar 46 ribu orang. Dengan demikian, total peserta program pemagangan nasional yang telah berjalan dalam dua tahap mencapai sekitar 87 ribu peserta.

Kemnaker menargetkan cakupan program terus diperluas. Menteri Ketenagakerjaan menyebut Batch 3 direncanakan menampung hingga sekitar 150 ribu peserta.

Namun, pelaksanaan Batch 3 masih menunggu proses evaluasi terhadap dua batch sebelumnya. Pemerintah memperkirakan kick off tahap berikutnya dapat dilakukan sekitar awal November.

“Dalam satu setengah bulan ke depan, sekitar awal November, kita akan insya Allah kick off lagi untuk batch yang ketiga,” katanya.

Program Pemagangan Nasional ini merupakan program lintas kementerian dan lembaga yang dijalankan atas arahan Presiden. Kemnaker berkolaborasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Koordinator Perekonomian, Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, serta jejaring kementerian dan lembaga yang menjadi tempat pelaksanaan magang.

Yassieri menegaskan pemerintah terus melakukan penyempurnaan terhadap program tersebut. Evaluasi dilakukan untuk memastikan masa pemagangan selama enam bulan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membantu peserta meningkatkan kompetensi, membangun portofolio, dan memperluas jejaring profesional.

“Kita berharap program pemagangan nasional ini hadir memang memberikan kesempatan kepada anak bangsa untuk meningkatkan kompetensi mereka, mendapatkan pengalaman kerja, membangun portofolio, membangun jejaring,” ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi program dilakukan berbasis data. Salah satu instrumen yang digunakan adalah survei terhadap peserta setelah menyelesaikan masa pemagangan selama enam bulan.

“Data yang pertama kita peroleh itu sesudah enam bulan magang, di hari terakhir magang itu ada survei evaluasi,” kata dia.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melakukan perbaikan sebelum memperluas cakupan program pada tahap berikutnya.

Dengan dibukanya Batch 2, pemerintah kini memiliki dua kelompok peserta yang menjalani program pemagangan nasional sekaligus menjadi basis evaluasi untuk menentukan pengembangan program pada Batch 3.

Ditulis oleh Bayu

Komentar