Ratusan Warga di Pesisir Pantai Nampu Gelar Tradisi Berebut Gunungan Sayur

Ratusan warga memadati kawasan pesisir Pantai Nampu, Wonogiri, untuk mengikuti tradisi berebut gunungan sayur. Tradisi tahunan ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dan menarik minat wisatawan.

Ratusan Warga di Pesisir Pantai Nampu Gelar Tradisi Berebut Gunungan Sayur
Frame Daily - Foto TS

Frame Daily, Wonogiri - Ratusan warga memadati kawasan pesisir Pantai Nampu, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dalam tradisi berebut gunungan sayur yang digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi dan limpahan rezeki.

Tradisi yang berlangsung meriah ini menjadi agenda budaya tahunan yang selalu dinantikan masyarakat. Sejak pagi, warga dari berbagai desa hingga wisatawan mulai berdatangan untuk menyaksikan prosesi kirab gunungan sebelum diperebutkan bersama.

Gunungan yang disusun dari beragam hasil pertanian seperti sawi, kubis, cabai, terong, jagung, dan aneka sayuran lainnya menjadi simbol kemakmuran. Setelah doa bersama dipanjatkan, masyarakat berbondong-bondong mengambil isi gunungan karena dipercaya membawa berkah.

Tradisi Syukur yang Terus Dilestarikan

Tradisi berebut gunungan sayur menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat pesisir selatan Wonogiri. Selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Suasana penuh kegembiraan terlihat saat warga saling berebut hasil bumi yang tersusun rapi di atas gunungan. Tidak sedikit peserta yang datang bersama keluarga demi mendapatkan sayuran yang diyakini membawa keberuntungan.

Pantai Nampu yang dikenal dengan hamparan pasir putih dan ombak khas Samudra Hindia menjadi latar yang menambah semarak pelaksanaan tradisi tersebut.

Dorong Wisata Budaya dan Ekonomi Masyarakat

Pelaksanaan tradisi budaya ini turut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian warga sekitar. Kehadiran ratusan pengunjung dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menjajakan makanan, minuman, hingga kerajinan khas daerah.

Kementerian Pariwisata dalam berbagai kesempatan terus mendorong pengembangan wisata berbasis budaya sebagai daya tarik daerah sekaligus upaya menjaga warisan tradisi lokal. Sejumlah media nasional pada pemberitaan terkini juga menilai kegiatan budaya seperti ini mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di destinasi wisata.

Pemerintah daerah berharap tradisi berebut gunungan sayur terus dipertahankan dan dikemas semakin menarik agar mampu menjadi agenda wisata unggulan Kabupaten Wonogiri.

Melalui pelestarian budaya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, tradisi ini diharapkan tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Selain menjaga nilai-nilai kearifan lokal, kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri.

Tradisi berebut gunungan sayur di pesisir Pantai Nampu menjadi bukti bahwa budaya, rasa syukur, dan semangat kebersamaan tetap terjaga. Di tengah pesona alam pantai selatan Wonogiri, tradisi ini terus menjadi magnet yang menghadirkan pengalaman wisata budaya yang unik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Ditulis oleh T.S

Komentar