Betrand Peto Diperiksa 4,5 Jam di Polda Metro Jaya Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan

Penyanyi Betrand Peto menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya selama 4,5 jam dan menjawab 22 pertanyaan terkait kasus dugaan penganiayaan.

Betrand Peto Diperiksa 4,5 Jam di Polda Metro Jaya Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan
Penyanyi Betrand Peto memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan selama 4,5 jam terkait kasus dugaan penganiayaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026) (Dok. Istimewa)

Frame Daily, Jakarta - Penyanyi Betrand Peto memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse PPA Polda Metro Jaya pada Senin (21/9/2026). Kehadiran putra angkat Ruben Onsu tersebut bertujuan untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam penanganan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan temannya.

Berdasarkan pantauan Frame Daily, kasus ini bermula dari laporan dugaan penganiayaan yang dilayangkan oleh Winda Hatami Aghdan, atau yang akrab disapa Bebby Hatami, terhadap seorang perempuan berinisial DYP. Betrand Peto dipanggil untuk dimintai keterangan lantaran diketahui berada di lokasi kejadian saat peristiwa tersebut berlangsung pada 14 September 2026 lalu.

Proses pemeriksaan berlangsung cukup panjang. Kuasa hukum Betrand Peto, Timothy Ezra, mengungkapkan bahwa kliennya menjalani proses penyidikan selama kurang lebih empat setengah jam, dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga selesai pada pukul 19.30 WIB. Selama rentang waktu tersebut, tim penyidik mencecar Betrand dengan puluhan pertanyaan mendalam guna mendalami kronologi kejadian.

"Pemeriksaan ini terkait laporan dari temannya Onyo. Yang kedua itu sekitar 22 pertanyaan dari jam 15.00 WIB sampai jam 19.30 WIB," kata Timothy Ezra saat memberikan keterangan kepada awak media. 

Di hadapan para jurnalis yang telah mengawalnya sejak siang, Betrand Peto tampil tenang dan menyampaikan komitmen penuhnya untuk mengikuti setiap tahapan hukum yang berjalan. Ia menegaskan tidak akan menghindar dan siap membantu kepolisian dalam memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya.

"Dan hari ini aku datang ke sini untuk menjadi saksi, karena ada yang harus perlu dijelaskan ya. Dan pastinya doain aja semoga semuanya berjalan lancar. Aku di sini nggak akan ke mana-mana, saya akan selalu taati apa yang sedang berjalan sekarang," ujar Betrand Peto saat ditemui usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Menanggapi kehebohan publik serta sorotan media yang mengarah kepadanya dalam beberapa hari terakhir, Betrand memilih untuk menyikapinya secara bijak. Bagi Betrand, persoalan dan situasi sulit yang tengah bergulir saat ini dipandangnya sebagai pengingat dalam kehidupan pribadi maupun kariernya.

"Ya pastinya dong, karena kan ini juga sedang ramai. Tapi nggak apa-apa, karena ini mungkin sebuah teguran dari Tuhan agar lebih berhati-hati lagi ke depannya, dan aku pun menerima itu," ungkap Betrand.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami laporan dugaan penganiayaan tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti tambahan serta keterangan dari saksi-saksi kunci lainnya. Kehadiran Betrand sebagai saksi diharapkan dapat memperjelas duduk perkara dan membantu penyidik dalam menuntaskan penanganan kasus ini secara transparan dan adil.

Ditulis oleh Defi

Komentar