Frame Daily, Malang – Kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo terus meluas hingga memasuki wilayah Kabupaten Malang. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, titik api telah melewati tugu perbatasan Kabupaten Malang-Lumajang dan bergerak sekitar 1,5 kilometer ke arah Kabupaten Malang hingga Kamis (6/8/2026) pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan kobaran api masih terpantau di tebing kawasan Watu Gede pada pukul 06.00 WIB. Tim gabungan masih berupaya memadamkan api di sejumlah titik yang sulit dijangkau.
"Api masih terpantau di kawasan Watu Gede dan penyebarannya mulai mengarah ke wilayah Kabupaten Malang," kata Gatot.
Sekitar 70 Hektare Lahan Terdampak
BPBD Jawa Timur memperkirakan sekitar 70 hektare lahan terdampak kebakaran. Luasan tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pendataan di lapangan.
Vegetasi yang terdampak meliputi hutan cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar. Petugas terus memantau perkembangan titik api untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.
Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terjadi sejak Senin (3/8/2026) sore. Menyusul meluasnya api, Balai Besar TNBTS menutup sementara akses wisata Gunung Bromo melalui jalur Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang mulai Senin pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.
Medan Terjal dan Angin Kencang Hambat Pemadaman
Proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala. Titik api berada di lereng Kaldera Bromo yang memiliki kontur terjal sehingga menyulitkan petugas menjangkau lokasi.
Selain kondisi medan, embusan angin kencang mempercepat penyebaran api ke kawasan vegetasi di sekitarnya. Karena itu, upaya pemadaman dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
BPBD melaporkan kondisi cuaca pada Kamis pagi relatif cerah berawan. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu proses pemadaman dan memperlambat laju penyebaran api.

BPBD dan TNBTS Terus Berkoordinasi
Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Provinsi Jawa Timur, Balai Besar TNBTS, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Probolinggo, Polisi Kehutanan (Polhut), Relawan Peduli Api, serta instansi terkait lainnya.
Hingga laporan terakhir, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut. Tim gabungan masih melakukan pemantauan dan pemadaman di sejumlah titik api aktif untuk mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain, sementara penutupan sebagian akses wisata Gunung Bromo tetap diberlakukan hingga ada pemberitahuan resmi dari Balai Besar TNBTS.

Komentar