Frame Daily, Jakarta – Pilihan MPV listrik premium di Indonesia semakin beragam. Volkswagen ID. Buzz kini berhadapan dengan sejumlah model yang menawarkan kabin luas, jarak tempuh panjang, dan teknologi yang semakin kompetitif.
Dua di antaranya adalah XPENG X9 dan Denza D9. Ketiganya sama-sama menawarkan kendaraan listrik berukuran besar, tetapi memiliki pendekatan yang berbeda dalam menarik konsumen.
Volkswagen mengandalkan karakter khas ID. Buzz yang membawa warisan desain Kombi. XPENG X9 lebih menonjolkan teknologi dan kabin tujuh penumpang, sedangkan Denza D9 menawarkan konsep MPV listrik mewah dengan fokus pada kenyamanan penumpang. Lantas, apa perbedaannya?
ID. Buzz Lebih Kompak dan Punya Enam Kursi
Volkswagen ID. Buzz versi LWB memiliki panjang 4.962 mm, lebar 1.985 mm, tinggi 1.927 mm, dan jarak sumbu roda 3.239 mm.
Kabin menggunakan konfigurasi enam tempat duduk, termasuk dua kursi individual di baris kedua serta dua kursi yang dapat dilepas pada baris ketiga.
Sementara XPENG X9 berukuran lebih besar dengan panjang 5.316 mm dan menawarkan tujuh tempat duduk. Denza D9 juga menggunakan konfigurasi tujuh penumpang dengan panjang 5.250 mm.

Perbedaannya membuat ID. Buzz memiliki karakter yang sedikit berbeda. Volkswagen tidak hanya mengejar fungsi sebagai MPV besar, tetapi mempertahankan siluet yang memiliki hubungan kuat dengan VW Kombi.
Dalam The Icon Collection, pendekatan tersebut diperkuat dengan pilihan Lime Yellow, Monosilver, dan Starlight Blue serta beberapa pilihan interior.
Adu Jarak Tempuh
Dari sektor baterai, ID. Buzz dibekali baterai 91 kWh, menghasilkan tenaga 210 kW dan torsi 560 Nm. Volkswagen mengklaim jarak tempuh hingga 573 km berdasarkan NEDC, atau 487 km berdasarkan WLTP.
XPENG New X9 Standard Range menawarkan jarak tempuh 620 km NEDC. Varian Long Range bahkan diklaim mampu mencapai 715 km NEDC. XPENG juga membawa arsitektur 800V dan kemampuan pengisian 10–80 persen sekitar 12 menit pada kondisi yang mendukung.

Denza D9 menggunakan Blade Battery berkapasitas 103,36 kWh. Versi FWD yang tercantum di situs resmi Denza memiliki klaim jarak tempuh 600 km NEDC.
Dengan standar NEDC sebagai pembanding, XPENG X9 Long Range unggul dalam klaim jarak tempuh. Namun, jarak tempuh aktual tetap dipengaruhi kondisi jalan, gaya berkendara, beban, penggunaan AC, dan faktor lainnya.
Tiga MPV, Tiga Pendekatan
Perbedaan lebih terasa ketika melihat kabinnya. XPENG X9 menawarkan tujuh kursi dengan zero gravity sofa, suspensi udara dual-chamber, kemudi roda belakang aktif, serta layar hiburan belakang 21,4 inci.
Denza D9 juga berorientasi pada kenyamanan penumpang. MPV ini menawarkan kursi baris kedua dengan fungsi pijat, sistem audio Dynaudio 14 speaker, serta konfigurasi kabin 2+2+3. ID. Buzz mengambil jalur berbeda.

Volkswagen membekalinya dengan Electrochromic Panoramic Smart Glass Roof, ambient lighting 30 warna, 3-zone Climatronic, layar infotainment 12,9 inci dan Harman Kardon. Namun kekuatan utamanya tetap berada pada desain dan karakter kendaraan.
Artinya, konsumen menghadapi tiga pilihan dengan orientasi berbeda. XPENG X9 menawarkan kombinasi teknologi, ruang, dan jarak tempuh. Denza D9 lebih dekat dengan konsep MPV premium yang mengutamakan kenyamanan penumpang. Sementara Volkswagen ID. Buzz menawarkan enam tempat duduk dengan desain yang lebih mudah dikenali dan hubungan kuat dengan sejarah Kombi.
Mana yang Lebih Menarik?
Tidak ada satu jawaban untuk semua konsumen. Bagi pembeli yang mengejar jarak tempuh dan teknologi kabin, XPENG X9 menawarkan paket yang kompetitif. Denza D9 lebih cocok bagi konsumen yang mencari MPV listrik tujuh penumpang dengan orientasi kenyamanan.
ID. Buzz berada di jalur yang berbeda. Secara angka, beberapa rival menawarkan jarak tempuh lebih panjang dan kapasitas tujuh penumpang. Namun Volkswagen membawa sesuatu yang tidak mudah dibandingkan lewat tabel spesifikasi: identitas desain.
Di pasar MPV listrik premium yang semakin ramai, pilihan akhirnya bukan hanya mengenai baterai terbesar atau jarak tempuh terjauh, tetapi juga jenis kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakter pemiliknya.
Komentar