Frame Daily, Flores Timur – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi di tengah aktivitas vulkanik yang masih tinggi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status gunung api tetap berada pada Level III (Siaga).
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, erupsi masih terjadi secara berulang dengan tinggi kolom abu yang bervariasi. Aktivitas tersebut menunjukkan pasokan magma masih berlangsung sehingga potensi erupsi susulan tetap perlu diwaspadai.
PVMBG: Warga Patuhi Rekomendasi
PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan sesuai rekomendasi yang telah ditetapkan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lontaran material vulkanik, hujan abu, serta kemungkinan banjir lahar ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sekitar lereng gunung.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga) dengan erupsi yang terjadi berulang.
Warga Diminta Menggunakan Masker
Selain menghindari kawasan berbahaya, masyarakat yang berada di wilayah terdampak hujan abu vulkanik diimbau menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.
Abu vulkanik juga berpotensi mengganggu jarak pandang, mencemari sumber air, serta memengaruhi aktivitas masyarakat. Karena itu, warga diminta mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BPBD, BNPB, dan pemerintah daerah.
Pemantauan Dilakukan Selama 24 Jam
PVMBG bersama pemerintah daerah terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki selama 24 jam melalui Pos Pengamatan Gunung Api. Informasi terbaru mengenai aktivitas vulkanik maupun perubahan rekomendasi akan diumumkan secara resmi apabila terjadi peningkatan aktivitas.
Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengacu pada informasi resmi dari instansi berwenang.
Fakta Singkat
- Lokasi: Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
- Status aktivitas: Level III (Siaga).
- Potensi bahaya: hujan abu, lontaran material vulkanik, dan banjir lahar saat hujan.
- Imbauan utama: hindari zona rawan, gunakan masker saat hujan abu, dan ikuti informasi resmi PVMBG.
Komentar