TNI AL Kerahkan KRI dan Pesawat, Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

TNI AL mengerahkan dua KRI dan satu pesawat untuk mendukung proses evakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 2 Agustus 2026.

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesawat, Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
Petugas melakukan proses evakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). TNI AL mengerahkan KRI Nala-363, KRI Bung Hatta-370, dan satu pesawat untuk mendukung operasi pencarian serta penyelamatan. Frame Daily - Foto : TIM SAR.

Frame Daily, Jakarta - Kebakaran melanda KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). TNI Angkatan Laut (TNI AL) langsung mengerahkan kekuatan untuk membantu proses evakuasi para penumpang dan awak kapal.

Melalui Komando Armada (Koarmada) RI, TNI AL mengirimkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) serta satu unit pesawat untuk mendukung operasi penyelamatan di lokasi kejadian.

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengatakan, informasi mengenai kebakaran kapal diterima pada Minggu sekitar pukul 10.00 WIB.

Setelah menerima laporan tersebut, jajaran TNI AL segera mengerahkan unsur-unsur yang berada di sekitar wilayah operasi untuk memberikan bantuan.

Dua kapal perang yang dikerahkan yakni KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta-370. Kedua KRI tersebut bergerak menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi korban dari kapal yang terbakar.

TNI AL Kerahkan Unsur Laut dan Udara

Pengerahan unsur laut dan udara dilakukan untuk mempercepat proses pencarian serta evakuasi korban. Kondisi kapal yang terbakar di tengah laut membuat operasi penyelamatan membutuhkan koordinasi cepat antara berbagai unsur.

Selain dua KRI, TNI AL juga mengerahkan satu pesawat untuk mendukung pemantauan dari udara. Kehadiran unsur udara diharapkan membantu memperluas jangkauan pencarian dan memberikan informasi mengenai kondisi di sekitar lokasi kejadian.

Langkah tersebut menjadi bagian dari respons cepat TNI AL dalam menghadapi kecelakaan pelayaran yang terjadi di wilayah perairan Indonesia.

Operasi evakuasi juga melibatkan unsur pencarian dan pertolongan lainnya. Berdasarkan laporan media internasional yang terbit pada 2 Agustus 2026, sejumlah kapal turut membantu proses penyelamatan penumpang KM Mutiara Sentosa II. Laporan tersebut menyebut sekitar 200 orang telah berhasil dievakuasi pada saat operasi berlangsung, sementara pencarian terhadap korban lainnya masih dilakukan.

Kebakaran Terjadi dalam Pelayaran

KM Mutiara Sentosa II diketahui tengah melakukan pelayaran ketika insiden kebakaran terjadi. Kapal tersebut dilaporkan berada di sekitar perairan utara Sumenep, Jawa Timur.

Kobaran api dan kepulan asap terlihat dari kapal sehingga memicu upaya evakuasi terhadap penumpang dan awak kapal. Tim penyelamat bergerak untuk mengevakuasi mereka yang berada di kapal maupun yang telah meninggalkan kapal untuk menyelamatkan diri.

Sejumlah korban kemudian dipindahkan ke kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi untuk mendapatkan pertolongan.

Operasi penyelamatan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi kapal yang masih terbakar dan situasi di perairan sekitar lokasi kejadian.

Pencarian dan Evakuasi Terus Dilakukan

Proses evakuasi menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut. TNI AL bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan korban yang masih berada di sekitar lokasi dapat ditemukan dan diselamatkan.

Pengerahan KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta-370 memperkuat upaya pencarian dan pertolongan di laut. Sementara dukungan pesawat digunakan untuk membantu pemantauan wilayah operasi dari udara.

Hingga operasi berlangsung, tim gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan. Data mengenai jumlah korban dan kondisi terkini masih dapat berubah seiring perkembangan proses pencarian.

Penyebab pasti kebakaran KM Mutiara Sentosa II juga masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang. Petugas terkait akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api serta kronologi lengkap insiden.

TNI AL memastikan unsur-unsurnya terus mendukung operasi kemanusiaan tersebut hingga seluruh proses evakuasi dan pencarian korban dapat diselesaikan.

Ditulis oleh Treasure

Komentar