KSAL Ungkap Kondisi Karhutla Kalsel: Tak Separah Gambaran di Media Sosial

KSAL Muhammad Ali menyebut karhutla di Guntung Damar, Kalsel, tidak separah gambaran di media sosial. Pemerintah tetap memperkuat penanganan.

KSAL Ungkap Kondisi Karhutla Kalsel: Tak Separah Gambaran di Media Sosial
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Sabtu (22/8/2026).

Frame Daily, Kalimantan Selatan -
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel), khususnya kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, tidak separah gambaran yang beredar di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan KSAL setelah meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (23/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan penanganan kebakaran berjalan secara terpadu.

“Untuk di Kalimantan Selatan, kita lihat sendiri tidak terlalu parah. Memang dua hari yang lalu sempat viral di media, tetapi setelah kita datang ke sini tidak separah apa yang kita lihat di media sosial,” ujar Muhammad Ali.

KSAL Tinjau Langsung Lokasi Karhutla

Dalam peninjauan tersebut, KSAL didampingi Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, unsur TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, serta sejumlah instansi terkait.

Muhammad Ali mengatakan, peninjauan lapangan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengetahui kondisi karhutla secara langsung. Langkah tersebut sekaligus memastikan proses pemadaman dan penanganan dampak kebakaran dilakukan secara terkoordinasi.

Penanganan karhutla di kawasan tersebut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah.

Menurut KSAL, koordinasi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam mengendalikan kebakaran di wilayah Kalsel. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Angin Laut Bantu Kurangi Asap

Muhammad Ali menjelaskan kondisi karhutla di Kalimantan Selatan relatif dapat ditangani karena terdapat faktor alam yang turut membantu mengurangi dampak asap di sekitar lokasi.

Salah satunya adalah angin laut yang membuat asap lebih cepat terbawa. Kondisi tersebut membuat konsentrasi asap di sekitar lokasi kebakaran tidak bertahan terlalu lama.

Meski kondisi di Guntung Damar dinilai tidak separah informasi yang beredar di media sosial, pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi. Penanganan terus dilakukan untuk mencegah titik api meluas dan memastikan kondisi tetap terkendali.

KSAL menegaskan pemerintah pusat juga memberikan dukungan terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Bantuan dilakukan melalui pengerahan sumber daya udara serta personel tambahan.

Pemerintah Pusat Kerahkan Pesawat dan Helikopter

Dukungan pemerintah pusat mencakup pengiriman sejumlah pesawat udara dan helikopter untuk membantu proses penanganan karhutla. Selain itu, pasukan dari pusat turut dikerahkan guna memperkuat upaya penanggulangan di daerah.

BNPB pusat juga dihadirkan untuk mendukung pemerintah daerah bersama unsur terkait dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengendalian titik api sekaligus mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.

Muhammad Ali menilai kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas, dan unsur lainnya menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Gubernur Kalsel Sebut Kondisi Tidak Parah

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin yang turut meninjau lokasi bersama KSAL juga menyampaikan kondisi karhutla yang terlihat di lapangan.

Menurut Muhidin, area yang terdampak kebakaran dalam peninjauan tersebut berada di bagian pinggir kawasan. Kondisinya tidak menunjukkan tingkat kerusakan seperti kekhawatiran yang muncul setelah beredarnya sejumlah video dan informasi mengenai karhutla di media sosial.

Pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan dan penanganan untuk memastikan api tidak kembali meluas. Koordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh unsur terkait juga terus dilakukan.

Karhutla di Kalimantan Selatan menjadi perhatian seiring meningkatnya informasi mengenai titik kebakaran di sejumlah wilayah. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi mengenai kondisi karhutla dan tidak hanya mengandalkan potongan video atau unggahan di media sosial.

Peninjauan langsung yang dilakukan KSAL bersama jajaran Forkopimda Kalsel menjadi bagian dari langkah memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus memperkuat penanganan karhutla secara terpadu.

Ditulis oleh Siswanto

Komentar