Diduga Terkendala Visa, Puluhan Calon Jemaah Umroh Asal Kuningan Gagal Berangkat

Puluhan calon jemaah umroh asal Kabupaten Kuningan tertahan di Bandara Soekarno-Hatta akibat dugaan kendala visa. Keluarga menanti kepastian keberangkatan.

Diduga Terkendala Visa, Puluhan Calon Jemaah Umroh Asal Kuningan Gagal Berangkat
Bandara Soekarno-Hatta Jumat (31/7/2026) malam ( Foto: Dok istimewa )

Frame Daily, Jakarta – Puluhan calon jemaah umroh asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tertahan di Bandara Soekarno-Hatta sejak Jumat (31/7/2026) malam. Rombongan yang dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci belum dapat melanjutkan perjalanan setelah muncul dugaan kendala pada dokumen visa yang berdampak pada jadwal penerbangan mereka.

Peristiwa tersebut membuat para calon jemaah harus menunggu kepastian keberangkatan di area bandara. Sejumlah keluarga di Kabupaten Kuningan mengaku cemas setelah menerima kabar bahwa kerabat mereka belum dapat terbang sesuai jadwal.

Jemaah Menunggu Kepastian di Bandara

Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak keluarga, rombongan calon jemaah berangkat dari Kabupaten Kuningan pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB menuju Jakarta. Mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 17.00 WIB dan dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi sekitar pukul 21.00 WIB.

Akan tetapi, hingga larut malam keberangkatan tersebut tidak terealisasi. Para jemaah akhirnya harus tetap berada di bandara sambil menunggu informasi lanjutan dari pihak penyelenggara perjalanan umroh.

Situasi tersebut memunculkan rasa gelisah di kalangan jemaah. Harapan untuk segera menunaikan ibadah umroh harus tertunda tanpa adanya kepastian waktu keberangkatan.

Diduga Berawal dari Persoalan Visa

Salah seorang keluarga calon jemaah, Ilyas, mengaku terus berkomunikasi dengan anggota keluarganya yang berada di Bandara Soekarno-Hatta. Menurut informasi yang diterimanya, keterlambatan diduga dipicu oleh persoalan administrasi visa.

"Jadi awalnya dari dokumen visa. Katanya sempat telat beberapa jam, jadi ketika visa telat otomatis tiket tidak on schedule, itu yang membuat beliau-beliau terdampar," ujar Ilyas di depan kantor agen travel umroh yang memberangkatkan rombongan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa informasi yang diterimanya masih sebatas keterangan dari para jemaah yang berada di lokasi. Hingga saat ini keluarga masih menunggu penjelasan resmi dari pihak penyelenggara mengenai penyebab pasti keterlambatan tersebut.

Keluarga Terus Memantau Perkembangan

Di Kabupaten Kuningan, keluarga calon jemaah mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa khawatir. Komunikasi melalui sambungan telepon maupun panggilan video terus dilakukan untuk memastikan kondisi para jemaah tetap dalam keadaan baik.

Mereka berharap seluruh rombongan dapat segera diberangkatkan ke Tanah Suci tanpa harus kembali ke daerah asal.

Kondisi tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai kepastian jadwal penerbangan berikutnya serta penyelesaian administrasi yang menjadi penyebab tertundanya keberangkatan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak agen travel mengenai penyebab pasti tertahannya puluhan calon jemaah umroh tersebut. Belum diketahui pula kapan seluruh rombongan akan diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Pihak keluarga berharap penyelenggara segera memberikan kepastian sekaligus solusi agar para calon jemaah tidak terlalu lama menunggu di bandara.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapan dokumen perjalanan, termasuk visa dan tiket penerbangan, sebelum keberangkatan jemaah umroh dilakukan. Kejelasan informasi dari penyelenggara juga dinilai penting agar keluarga memperoleh kepastian mengenai kondisi serta jadwal keberangkatan para jemaah.

Frame Daily masih berupaya menghubungi pihak travel untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan resmi terkait peristiwa tersebut. Artikel ini akan diperbarui apabila terdapat perkembangan terbaru dari pihak penyelenggara maupun otoritas terkait.

Ditulis oleh Siswanto

Komentar