Frame Daily, Jakarta – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Mayjen TNI (Purn) Syamsir Siregar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Prosesi pemakaman berlangsung dengan penghormatan militer. Peti jenazah Syamsir yang diselimuti bendera Merah Putih dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir dengan pengawalan prajurit.
Sejumlah tokoh turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie.
Keluarga dan kerabat almarhum juga hadir mengikuti rangkaian prosesi pemakaman. Syamsir Siregar meninggal dunia pada Selasa (25/8/2026) pagi di Rumah Sakit Adhyaksa, Cipayung, Jakarta Timur. Ia meninggal dunia pada usia 84 tahun.
Jejak Syamsir Siregar di Militer hingga Kepala BIN
Syamsir merupakan salah satu tokoh senior dengan perjalanan karier panjang di lingkungan militer dan intelijen Indonesia. Ia lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, pada 23 Oktober 1941. Syamsir merupakan lulusan Akademi Militer Nasional 1965.
Dalam perjalanan karier militernya, Syamsir pernah menduduki sejumlah jabatan strategis. Ia antara lain pernah menjabat Panglima Kodam II/Sriwijaya dan Kepala Badan Intelijen ABRI.
Setelah berkarier di militer, Syamsir kemudian dipercaya memimpin Badan Intelijen Negara. Ia menjabat sebagai Kepala BIN pada periode 2004–2009 di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Jabatan tersebut menempatkan Syamsir sebagai salah satu pejabat penting dalam struktur intelijen Indonesia pada periode awal pemerintahan SBY.
Syamsir Siregar Juga Berkiprah di Dunia Usaha
Selepas dari pemerintahan, Syamsir juga melanjutkan kiprahnya di dunia usaha. Ia tercatat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) sejak 2010.
Manajemen Japfa turut menyampaikan kabar meninggalnya Syamsir melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Corporate Secretary Japfa Comfeed Indonesia Maya Pradjono menyampaikan bahwa jumlah anggota Dewan Komisaris perseroan tetap memenuhi ketentuan yang berlaku setelah meninggalnya Syamsir.
Perubahan susunan Dewan Komisaris selanjutnya akan dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan terdekat.
Pemakaman di TMP Kalibata menjadi penghormatan terakhir bagi Syamsir Siregar setelah perjalanan panjang pengabdiannya di lingkungan militer, intelijen negara, pemerintahan, hingga dunia usaha.
Komentar