Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ruben Onsu Buka Suara dan Minta Maaf

Ruben menyampaikan permohonan maaf publik lewat unggahan Instagram pada Sabtu (22/8/2026), sembari menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab dan menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.

Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ruben Onsu Buka Suara dan Minta Maaf
Presenter Ruben Onsu resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi oleh Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (20/8/2026) (Dok. Instagram @ruben_onsu)

Frame Daily, Jakarta - Jagat hiburan tanah air kembali diguncang kabar hukum yang melibatkan figur publik ternama. Presenter sekaligus pengusaha Ruben Onsu resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi. Pengumuman status hukum tersebut disampaikan kepolisian pada Kamis, 20 Agustus 2026, usai digelarnya gelar perkara atas laporan pelapor berinisial P yang mewakili korban berinisial DM.

Dua hari setelah pengumuman status tersangkanya, Ruben memberikan respons terbuka melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Dalam unggahan berlatar teks tersebut, ayah tiga anak ini secara tegas menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan dan perbincangan riuh yang terjadi belakangan ini.

Dalam pernyataan tertulisnya, Ruben mengungkapkan bahwa dirinya tidak tinggal diam sejak kasus ini mencuat ke permukaan. Ia mengaku telah berupaya melakukan tabayun atau mediasi untuk mencari titik temu. Namun, proses tersebut membentur jalan buntu karena adanya hambatan komunikasi serta kendala teknis internal.

"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada. Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu," tulis Ruben dalam pernyataan resminya.

Ruben menuturkan, salah satu kerumitan utama yang dihadapinya saat ini adalah fakta bahwa sejumlah mantan rekannya—pihak-pihak yang sebelumnya bekerja sama dan terlibat langsung dalam pengelolaan bisnis tersebut—sudah tidak lagi bekerja bersamanya. Pihak-pihak tersebut diakuinya sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban.

Kondisi tersebut membuat Ruben harus bekerja ekstra keras mengumpulkan bukti dokumen pendukung satu per satu di tengah akses data yang sangat terbatas. Langkah ini diambil untuk melengkapi keterangan resminya kepada pihak penyidik kepolisian guna membuktikan kesesuaian fakta di lapangan.

"Saya terus mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan apa yang saya sampaikan dalam pemeriksaan, dengan tujuan menunjukkan kesesuaian data dan keterangan yang ada. Namun, karena beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersama saya sudah tidak bekerja lagi dan sulit dihubungi, saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas," lanjutnya.

Presenter acara televisi ternama ini juga menegaskan bahwa klarifikasi yang ia sampaikan di media sosial bukan bentuk pembelaan diri atau upaya melepaskan tanggung jawab atas tuduhan yang diarahkan kepadanya. Sebaliknya, proses ini adalah bagian dari upayanya untuk meluruskan narasi pemberitaan yang dinilainya sudah berkembang jauh melenceng dari fakta hukum sebenarnya.

"Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri. Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari apa yang sebenarnya terjadi," tegas Ruben. Ia menambahkan bahwa polemik ini telah menyita banyak energi, waktu, serta melibatkan banyak pihak.

Kendati harus berhadapan dengan proses hukum yang berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan, Ruben menegaskan tekadnya untuk bersikap kooperatif. Ia memandang peristiwa ini sebagai pelajaran berharga dalam perjalanan karier serta bisnisnya ke depan.

Di akhir pernyataannya, Ruben berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan investasi ini hingga tuntas dengan pendekatan yang persuasif, baik, dan kekeluargaan tanpa mengabaikan koridor hukum.

"Apa yang terjadi menjadi pembelajaran bagi saya. Saya tetap bertanggung jawab dan berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang baik dan kekeluargaan," tulisnya menutup klarifikasi tersebut.

Ruben juga menyelipkan pesan agar sorotan publik terhadap kasus hukumnya tidak sampai mengalihkan perhatian masyarakat dari isu-isu nasional penting lainnya yang butuh kepedulian bersama. Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pengikut, sahabat, dan keluarga yang terus memberikan dukungan moral di tengah situasi sulit yang dialaminya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Metro Jakarta Selatan masih melanjutkan proses penyidikan untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam dugaan investasi bermasalah tersebut, serta merencanakan pemanggilan lanjutan terhadap Ruben Onsu dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Ditulis oleh Defi

Komentar