Konser Ye "Live in Jakarta" Proyeksikan 15 Ribu Wisatawan Asing

Sebanyak 52,8% tiket pada hari pertama penjualan dibeli oleh pembeli internasional dari 73 negara, dengan lima kategori tiket—termasuk VIP East, VIP West, Royal Suite, Sky Box, dan CAT 4A & 4B—resmi sold out.

Konser Ye "Live in Jakarta" Proyeksikan 15 Ribu Wisatawan Asing
Musisi papan atas Ye (Kanye West) dijadwalkan tampil di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 24 Oktober 2026 (Dok. Istimewa)

Frame Daily, Jakarta - Industri pertunjukan musik Indonesia kembali bersiap menyambut salah satu gelaran terbesar tahun ini. Musisi legendaris asal Amerika Serikat, Ye—yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West—dipastikan akan menggelar konser bertajuk "YE LIVE IN JAKARTA" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 24 Oktober 2026.

Konser yang dipromotori oleh Raw Vision Collective ini tak hanya menjadi panggung hiburan berskala masif, tetapi juga diproyeksikan memberikan suntikan ekonomi yang signifikan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.

Berdasarkan data resmi dari pihak penyelenggara, kehadiran Ye di panggung GBK diperkirakan bakal mendatangkan lebih dari 15.000 wisatawan mancanegara (wisman) dari berbagai belahan dunia. Tingginya minat penikmat musik luar negeri sudah terlihat sejak hari pertama penjualan tiket dibuka. Tercatat, sebanyak 52,8 persen dari total tiket yang terjual pada fase awal dipesan oleh penggemar yang berasal dari 73 negara.

Pemasaran tiket konser ini menunjukkan kurva permintaan yang sangat tajam. Hingga saat ini, lima kategori tiket utama sudah dinyatakan habis terjual (sold out). Kategori tiket yang telah ludes mencakup area paling eksklusif hingga kategori tribun teratas, yaitu VIP East (IDR 9.850.000), VIP West (IDR 9.850.000), Royal Suite, Sky Box, serta kategori CAT 4A & 4B (IDR 1.875.000).

Sementara itu, untuk kategori lainnya seperti Super Fans Festival (IDR 5.850.000), Festival A & B (IDR 3.500.000), CAT 1A & 1B (IDR 4.875.000), CAT 2A & 2B (IDR 3.875.000), serta CAT 3A & 3B (IDR 2.875.000) dilaporkan masih tersedia dalam jumlah terbatas.

Skala penjualan internasional yang masif ini membuktikan daya tarik Ye sebagai headliner global yang mampu menggerakkan arus mobilitas penonton lintas negara, sekaligus menegaskan posisi Jakarta sebagai salah satu destinasi utama tur konser musisi kelas dunia di Asia Tenggara.

Kedatangan puluhan ribu penonton—baik domestik maupun mancanegara—diprediksi membawa efek domino (multiplier effect) yang nyata bagi perekonomian Jakarta. Sektor hospitality seperti perhotelan dan penginapan di sekitar kawasan Senayan dan Jakarta Pusat diperkirakan mengalami lonjakan okupansi yang drastis menjelang hari H penyelenggaraan.

Selain bisnis akomodasi, pelaku usaha di bidang kuliner, transportasi publik, layanan moda daring, hingga sektor UMKM ekonomi kreatif diperkirakan akan memetik keuntungan langsung dari perputaran uang selama momentum konser berlangsung. Integrasi infrastruktur transportasi di sekitar kawasan GBK, seperti MRT dan TransJakarta, juga disiapkan untuk menampung lonjakan penumpang dalam jumlah besar pada akhir Oktober mendatang.

Pihak promotor bekerjasama dengan pemangku kepentingan terkait terus mematangkan kesiapan logistik, alur keamanan, hingga manajemen lalu lintas untuk memastikan gelaran skala internasional ini berjalan tertib dan aman. Konser "YE LIVE IN JAKARTA" diharapkan tidak hanya memuaskan dahaga para pencinta musik hip-hop dan pop culture, tetapi juga menjadi tolok ukur baru keberhasilan Indonesia dalam mengelola agenda hiburan internasional berskala ribuan penonton asing.

Ditulis oleh Defi

Komentar