Api Bisa Dijinakkan, Petugas Masih Lakukan Pendinginan Gedung Bapenda DKI

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta berhasil dikendalikan. Petugas pemadam masih melakukan pendinginan dan menyisir titik panas di lantai 11 hingga 16 dengan mengerahkan 24 unit damkar.

Api Bisa Dijinakkan, Petugas Masih Lakukan Pendinginan Gedung Bapenda DKI
Kondisi Gedung Bapenda DKI Jakarta pascakebakaran. Sejumlah bagian pada lantai 11 hingga 16 tampak mengalami kerusakan akibat kobaran api. Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik panas yang tersisa, Sabtu (8/8/2026). Frame Daily - Foto : Treasure.

Frame Daily, Jakarta — Kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta berhasil dikendalikan. Meski api utama telah berhasil dijinakkan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik panas yang berpotensi memicu api kembali.

Proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh pada area gedung yang terdampak kebakaran. Petugas juga masih melakukan penyisiran untuk menemukan titik-titik panas yang tersisa.

Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran disiagakan dalam penanganan kebakaran tersebut. Petugas dikerahkan untuk memastikan kondisi gedung benar-benar aman setelah api berhasil dikendalikan.

Pendinginan Jadi Tahap Penting Setelah Api Padam

Tahap pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran gedung bertingkat. Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, petugas perlu memastikan tidak ada bara atau panas yang masih tersimpan di balik material bangunan.

Penyisiran dilakukan secara bertahap, terutama pada area yang sebelumnya terdampak panas dan asap.

Dalam kondisi seperti ini, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi setelah api terlihat padam. Pendinginan dilakukan untuk mencegah munculnya kembali api dari titik yang masih menyimpan panas.

Kebakaran diketahui melanda bagian gedung pada lantai 11 hingga lantai 16. Penanganan kemudian dilakukan dengan mengerahkan sejumlah armada dan personel pemadam kebakaran.

24 Unit Damkar Disiagakan

Sebanyak 24 unit pemadam kebakaran berada di lokasi untuk mendukung proses penanganan. Armada tersebut digunakan untuk memadamkan api sekaligus membantu proses pendinginan dan penyisiran gedung.

Petugas harus bekerja secara hati-hati mengingat area yang terbakar berada di gedung bertingkat. Kondisi bangunan setelah terpapar panas juga perlu diperiksa sebelum dinyatakan aman.

Untuk saat ini, fokus petugas adalah memastikan seluruh titik yang berpotensi kembali terbakar dapat ditemukan dan didinginkan.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran. Informasi mengenai kerusakan bangunan maupun kemungkinan adanya korban juga masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Gedung Bapenda Berada di Kawasan Abdul Muis

Gedung Dinas Teknis yang menjadi lokasi aktivitas Bapenda DKI berada di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Situs resmi Bapenda DKI mencantumkan Gedung Dinas Teknis Abdul Muis sebagai salah satu lokasi operasional Bapenda.

Sebelumnya, Bapenda DKI juga pernah menggelar simulasi dan pelatihan pemadam kebakaran di area Gedung Dinas Teknis Abdul Muis. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran.

Penanganan kebakaran kali ini menjadi perhatian karena api melanda sejumlah lantai gedung. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, tahapan berikutnya adalah memastikan bangunan benar-benar bebas dari titik panas.

Petugas Pastikan Tidak Ada Api yang Kembali Menyala

Proses pendinginan diperkirakan terus dilakukan sampai petugas memastikan seluruh area terdampak berada dalam kondisi aman.

Penyisiran menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api, terutama pada bagian bangunan yang sulit dijangkau dan material yang masih menyimpan panas.

Dengan pengerahan 24 unit damkar, petugas terus bekerja di lokasi untuk menuntaskan proses penanganan.

Api memang telah berhasil dijinakkan. Akan tetapi, pekerjaan petugas belum selesai. Pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh menjadi tahap akhir yang menentukan sebelum lokasi dinyatakan benar-benar aman.

Hingga informasi ini diperbarui pada Sabtu (8/8/2026), penyebab pasti kebakaran dan total kerusakan gedung masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.

Ditulis oleh Treasure

Komentar