Aksi Nyata Publik Figur Galang Donasi Bencana Karhutla Kalimantan dan Gempa NTT

Sejumlah publik figur dan musisi tanah air bergerak cepat menggalang dana publik untuk membantu korban bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi Nyata Publik Figur Galang Donasi Bencana Karhutla Kalimantan dan Gempa NTT
Para publik figur ini mengajak jutaan pengikutnya untuk mengulurkan tangan membantu warga yang terdampak kabut asap, kehilangan tempat tinggal, serta membutuhkan pasokan logistik darurat (Dok. Istimewa)

Frame Daily, Jakarta - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menerjang wilayah Kalimantan serta bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu keprihatinan luas dari berbagai lapisan masyarakat. Menanggapi situasi darurat tersebut, jajaran figur publik, kreator konten, hingga musisi Indonesia tidak tinggal diam. Mereka memanfaatkan jangkauan dan pengaruh media sosial mereka untuk menggerakkan aksi solidaritas dan penggalangan dana berskala nasional.

Inisiatif kemanusiaan ini melibatkan nama-nama populer seperti Ferry Irwandi, Andien Aisyah, grup musik .Feast, Wulan Guritno, pasangan El Rumi dan Syifa Hadju, Cinta Laura, hingga Sherina Munaf. Melalui platform crowdfunding Kitabisa.com dan yayasan sosial masing-masing, para publik figur ini mengajak jutaan pengikutnya untuk mengulurkan tangan membantu warga yang terdampak kabut asap, kehilangan tempat tinggal, serta membutuhkan pasokan logistik darurat.

Kreator konten Ferry Irwandi menjadi salah satu pendorong utama gerakan ini. Setelah sebelumnya terlibat aktif dalam aksi sosial untuk NTT, Ferry kembali menyerukan penggalangan donasi khusus untuk bencana karhutla di Kalimantan. Tak sekadar membuka kampanye digital, Ferry juga merencanakan terjun langsung ke lokasi terdampak di Kalimantan untuk menyalurkan bantuan logistik secara transparan.

Langkah serupa ditempuh oleh penyanyi Andien melalui lembaga sosial miliknya, Andien Foundation. Melalui tautan kampanye bersama, hingga Jumat (21/8/2026), dana yang berhasil terkumpul dari ajakan Andien telah menembus angka Rp400 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk penyediaan masker respirator, tabung oksigen, serta bantuan pangan bagi warga yang terpapar asap pekat.

Di panggung musik, band indie-rock .Feast turut menggaungkan seruan kemanusiaan bertajuk "Jangan Biarkan NTT dan Kalimantan Sendiri". Lewat unggahan resminya, .Feast mengajak pendengar dan masyarakat luas untuk tidak melupakan kondisi para korban bencana di kedua wilayah tersebut.

Aktris Wulan Guritno bersama gerakan sosial Gelang Harapan juga menginisiasi program "Pray For Kalimantan". Aksi ini fokus pada penghimpunan dana darurat serta dukungan psikososial bagi keluarga terdampak karhutla.

Gelombang kepedulian juga ditunjukkan oleh generasi muda. Pasangan publik figur El Rumi dan Syifa Hadju menggalang dana bertajuk Solidaritas Bantu Warga NTT dan Kalimantan. Hingga Jumat (21/8/2026), kampanye yang mereka motori telah berhasil mengumpulkan lebih dari Rp58 juta dari ribuan donatur digital.

Sementara itu, aktris dan aktivis Cinta Laura memanfaatkan Cinta Laura Foundation untuk memfasilitasi donasi publik. Cinta membagikan kode QR pembayaran cepat (QRIS) dan tautan khusus guna memudahkan masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan langsung tanpa hambatan birokrasi.

Penyanyi Sherina Munaf, bekerja sama dengan gerakan Powerful Voices, turut memfokuskan aksi galang dana untuk wilayah Kalimantan dan Flores, NTT. Tercatat per Jumat (21/8/2026), donasi yang terkumpul melalui jaringan Sherina telah mencapai Rp93 juta dan masih terus bertambah.

Gerakan masif yang dilakukan para figur publik ini membuktikan betapa krusialnya peran media sosial dalam percepatan penanganan tanggap darurat bencana di Indonesia. Di saat penanganan teknis di lapangan membutuhkan waktu dan proses, mobilisasi dana publik secara digital mampu menambal kebutuhan mendesak para korban dalam hitungan hari.

Partisipasi aktif para seniman dan kreator konten ini tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga terus menjaga agar isu karhutla Kalimantan dan gempa NTT tetap menjadi prioritas perhatian nasional. Donasi dari masyarakat hingga kini masih terus dibuka secara online melalui platform Kitabisa.com.

Ditulis oleh DF

Komentar