Tumpek Blek! Puluhan Ribu Warga Padati Monas, Gelar Aksi Bela Palestina

Puluhan ribu warga memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), dalam aksi solidaritas untuk Palestina. Massa menyerukan penghentian krisis kemanusiaan di Gaza dan mengajak masyarakat dunia terus menyuarakan perdamaian.

Tumpek Blek! Puluhan Ribu Warga Padati Monas, Gelar Aksi Bela Palestina
Frame Daily - Photo TS

Frame Daily, Jakarta — Kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dipadati puluhan ribu warga pada Minggu, 26 Juli 2026. Massa datang untuk mengikuti aksi solidaritas membela Palestina dan menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza.

Aksi tersebut diinisiasi oleh Majelis Ormas Islam (MOI) bersama berbagai elemen masyarakat. Peserta aksi datang dari Jakarta dan sejumlah daerah di sekitarnya.

Sejak pagi, kawasan sekitar Monas mulai dipenuhi peserta. Massa membawa atribut Palestina dan sejumlah poster berisi pesan solidaritas bagi rakyat Gaza.

Ketua MOI KH Nazar Haris mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

Dalam laporan RRI pada Minggu (26/7/2026), MOI menyebut kondisi kemanusiaan di Gaza masih menjadi perhatian serius. Aksi tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pesan kepada komunitas internasional agar tidak menutup mata terhadap penderitaan warga Palestina.

Serukan Penghentian Krisis Kemanusiaan di Gaza

Massa yang hadir membawa satu pesan utama, yakni penghentian krisis kemanusiaan yang terus terjadi di Gaza.

Aksi damai ini menjadi bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina. Peserta menyuarakan harapan agar masyarakat internasional mengambil langkah nyata untuk mendorong perdamaian dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.

Seruan tersebut juga sejalan dengan sikap sejumlah organisasi kemasyarakatan di Indonesia yang selama ini aktif menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), misalnya, dalam sejumlah kesempatan menegaskan dukungan terhadap perjuangan kemanusiaan bagi rakyat Palestina serta mendorong masyarakat dunia untuk terus memberikan bantuan dan solidaritas.

Gerakan Solidaritas Terus Bergulir

Aksi di Monas pada Minggu ini bukan menjadi satu-satunya bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.

Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai gerakan kemanusiaan terus dilakukan. Dukungan disampaikan melalui penggalangan bantuan, aksi solidaritas, hingga seruan diplomatik agar konflik dan krisis kemanusiaan di Gaza segera diakhiri.

Pada Mei 2026, MUI juga mencatat adanya gerakan kemanusiaan yang melibatkan masyarakat Indonesia untuk mendukung Palestina. Seruan tersebut menegaskan bahwa perjuangan kemanusiaan bagi rakyat Gaza masih membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat internasional.

Aksi Berlangsung dengan Pesan Perdamaian

Di tengah kepadatan massa, peserta aksi membawa pesan perdamaian dan kemanusiaan. Bendera Palestina terlihat di antara kerumunan warga yang memenuhi kawasan Monas.

Besarnya jumlah peserta membuat aktivitas di sekitar kawasan tersebut ikut terdampak. RRI melaporkan, puluhan ribu orang menghadiri aksi yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026).

Aksi ini sekaligus menunjukkan besarnya perhatian masyarakat Indonesia terhadap kondisi rakyat Palestina.

Melalui aksi damai tersebut, peserta berharap suara solidaritas dari Indonesia dapat terus terdengar di tengah situasi kemanusiaan yang belum sepenuhnya pulih.

Pesan yang disampaikan pun sederhana: krisis kemanusiaan harus dihentikan, bantuan bagi warga terdampak harus terus mengalir, dan upaya perdamaian perlu diperkuat.

Bagi peserta aksi, dukungan terhadap Palestina bukan sekadar persoalan politik, melainkan bagian dari kepedulian terhadap nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Hingga Minggu (26/7/2026), aksi solidaritas di kawasan Monas menjadi salah satu bentuk nyata dukungan masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina dan seruan agar krisis kemanusiaan di Gaza segera berakhir.

Ditulis oleh T.S

Komentar