Frame Daily, Kotamubagu – Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. Pengendara harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.
Kepadatan antrean terjadi sejak pagi hingga sore hari. Di beberapa SPBU, barisan kendaraan mengular hingga keluar area pengisian dan memakan sebagian badan jalan sehingga memperlambat arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Sejumlah pengendara mengaku rela mengantre demi memperoleh BBM bersubsidi. Mereka memilih Pertalite karena dinilai lebih terjangkau dibandingkan BBM nonsubsidi yang harganya lebih tinggi.
Selain meningkatnya mobilitas masyarakat, antrean juga dipicu oleh bertambahnya konsumen yang beralih dari BBM nonsubsidi ke Pertalite. Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap BBM bersubsidi meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Mobilitas Masyarakat Meningkat
Aktivitas masyarakat yang semakin tinggi mendorong kebutuhan bahan bakar ikut meningkat. Kendaraan pribadi, angkutan umum hingga kendaraan logistik memadati SPBU pada jam-jam sibuk.
Beberapa pengendara berharap proses pengisian dapat berlangsung lebih cepat agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Mereka juga menginginkan distribusi BBM tetap lancar sehingga antrean tidak semakin panjang.
Petugas SPBU tetap melayani pengisian sesuai prosedur yang berlaku. Pengaturan antrean dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan dan menghindari penumpukan kendaraan di area dispenser.
Pertamina Pastikan Pasokan Tetap Aman
PT Pertamina Patra Niaga sebelumnya menyampaikan distribusi BBM bersubsidi terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan stok nasional berada dalam kondisi aman. Perusahaan juga melakukan pemantauan terhadap konsumsi BBM di berbagai daerah untuk memastikan penyaluran berjalan optimal.
Sejumlah media nasional dalam pemberitaan Juli 2026 juga menaruh perhatian terhadap meningkatnya konsumsi BBM bersubsidi di sejumlah wilayah Indonesia. Kenaikan mobilitas masyarakat serta pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya permintaan Pertalite dan Solar.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan seluruh konsumen memperoleh layanan secara merata.
Warga Berharap Antrean Berkurang
Masyarakat berharap antrean di SPBU dapat segera berkurang melalui distribusi yang tetap lancar dan pengaturan pelayanan yang lebih efektif. Pengendara juga menginginkan waktu tunggu tidak terlalu lama agar aktivitas ekonomi dan transportasi tetap berjalan normal.
Pemerintah bersama Pertamina terus memantau perkembangan distribusi BBM di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Utara. Koordinasi dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.
Selama pasokan tetap terjaga dan distribusi berlangsung lancar, kebutuhan energi masyarakat diharapkan dapat terpenuhi tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari. Pengawasan di lapangan juga terus ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan permintaan yang berpotensi memicu antrean panjang di SPBU.
Komentar