Frame Daily, Makassar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar, Sulawesi Selatan, memperkuat layanan sebagai rumah sakit rujukan dengan menghadirkan prosedur Endoscopy Trans-Orbital Surgery (ETOS), teknik bedah saraf minimal invasif untuk penanganan tumor otak melalui sayatan kecil di area kelopak mata.
Dokter Spesialis Bedah Saraf Konsultan RSUD Labuang Baji, dr. Wahyudi, mengatakan tindakan ETOS perdana berhasil dilakukan pada 1 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan bedah saraf di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan itu.
ETOS Tambah Pilihan Penanganan Tumor Otak
Menurut dr. Wahyudi, pelaksanaan operasi ETOS memperluas pilihan terapi bagi pasien yang memenuhi indikasi medis untuk menjalani prosedur tersebut.
"Pelaksanaan operasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam pengembangan layanan bedah saraf sekaligus menambah pilihan penanganan bagi pasien sesuai indikasi medis," ujarnya di Makassar, Selasa (4/8). Dikutip dari ANTARA.
RSUD Labuang Baji menegaskan bahwa prosedur ETOS merupakan teknik bedah minimal invasif yang dirancang untuk mengurangi trauma operasi melalui akses sayatan kecil di sekitar kelopak mata.
Tidak Semua Pasien Tumor Otak Dapat Menjalani ETOS
Manajemen RSUD Labuang Baji menjelaskan bahwa tidak semua pasien dengan tumor otak dapat menjalani operasi ETOS.
Penentuan metode operasi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan klinis, pencitraan radiologi, lokasi dan karakteristik tumor, serta evaluasi menyeluruh oleh tim dokter spesialis. Dengan pendekatan tersebut, setiap pasien akan memperoleh metode penanganan yang paling sesuai dengan kondisi medisnya.
Operasi ETOS Ditanggung Program JKN BPJS Kesehatan
RSUD Labuang Baji juga memastikan layanan ETOS ditanggung oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketersediaan layanan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap teknologi bedah saraf modern tanpa menambah beban biaya bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Pasien Berharap Proses Operasi Berjalan Lancar
Salah seorang pasien, Muriati, mengaku dirujuk ke RSUD Labuang Baji setelah menjalani pemeriksaan dan konsultasi dengan dr. Wahyudi. Berdasarkan hasil evaluasi medis, ia disarankan menjalani operasi menggunakan prosedur yang telah ditetapkan tim dokter.
"Semoga operasinya berjalan lancar dan proses pemulihannya cepat," ujar Muriati.
Dengan hadirnya layanan ETOS, RSUD Labuang Baji berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan bedah saraf sekaligus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan di Sulawesi Selatan.
Komentar