Pengabdi Setan 3 Resmi Diproduksi: Gandeng Produser 'Parasite' dan Targetkan Tayang 2027

Sutradara Joko Anwar resmi mengumumkan produksi film Pengabdi Setan 3 yang dijadwalkan tayang pada 2027. Mengangkat tema asal-usul sekte dan perjanjian iblis, film ini berkolaborasi dengan rumah produksi Korea Selatan, Barunson E&A, untuk penayangan skala internasional.

Pengabdi Setan 3 Resmi Diproduksi: Gandeng Produser 'Parasite' dan Targetkan Tayang 2027
Resmi mengusung judul 'Pengabdi Setan 3: Origin', Joko Anwar rilis poster perdana dan jadwal tayang bioskop 2027 (Dok. Instagram @jokoanwar)

Frame Daily, Jakarta - Sutradara kondang Joko Anwar kembali menggebrak industri perfilman tanah air dengan mengumumkan secara resmi penggarapan film Pengabdi Setan 3. Lewat unggahan poster resmi perdananya, proyek penutup atau kelanjutan dari waralaba horor tersukses di Indonesia ini dipastikan bakal menyapa penonton di bioskop pada tahun 2027 mendatang.

Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan sinematik Pengabdi Setan. Berbeda dengan dua film sebelumnya yang berfokus pada teror keluarga di era modern dan lingkungan rumah susun, Pengabdi Setan 3 akan membawa penonton kembali ke akar paling awal dari seluruh rangkaian teror yang selama ini menghantui.

Joko Anwar memberikan bocoran bahwa narasi film ketiga ini dirancang untuk menjawab pertanyaan besar para penggemar mengenai asal-usul sekte misterius, perjanjian dengan iblis, hingga sumpah kutukan yang menjadi inti dari seluruh kekacauan di dua film terdahulu.

Garis waktu cerita kali ini akan ditarik jauh ke belakang, melintasi beberapa abad dan dua benua yang berbeda:

• Abad ke-16 (Strasbourg): Kisah dimulai dari peristiwa histeria massal atau wabah menari (Dancing Plague) yang terjadi pada tahun 1518 di Strasbourg.

• Abad ke-17 (Pesisir Selatan Jawa): Alur cerita kemudian bergeser ke wilayah pesisir selatan Pulau Jawa dengan latar sebuah mercusuar tua yang memegang kunci penting misteri ini.

Eksplorasi latar sejarah ini sengaja dihadirkan untuk memberikan bobot cerita yang lebih kuat, kontekstual, sekaligus memperluas universe horor yang dibangun oleh Joko Anwar.

Dari segi jajaran pemain (pemeran/cast), dua nama penting telah dikonfirmasi akan kembali mengambil peran krusial, yaitu Asmara Abigail dan Fachri Albar. Cerita Pengabdi Setan 3 dikabarkan bakal berfokus pada dinamika serta latar belakang karakter Darminah (Asmara Abigail) dan Batara (Fachri Albar). Kedua karakter ini sebelumnya selalu muncul sebagai sosok misterius di akhir film, dan kali ini porsi keterlibatan mereka akan dikupas secara tuntas.

Ambisi Joko Anwar untuk membawa horor Indonesia ke kancah global semakin terlihat nyata di film ketiga ini. Kolaborasi produksi tidak hanya melibatkan Rapi Films dan Come and See Pictures, tetapi juga menggandeng Barunson E&A—rumah produksi ternama asal Korea Selatan yang sukses menggarap film pemenang Oscar, Parasite.

Melalui kerja sama strategis ini, Pengabdi Setan 3 dirancang sejak awal untuk menembus pasar internasional. Pihak Barunson E&A mengungkapkan beberapa fakta menarik terkait produksi skala global ini:

Skala Produksi: Pengambilan gambar dan latar cerita mencakup dua benua.

Penggunaan Bahasa: Film ini direncanakan akan menggunakan tujuh bahasa berbeda untuk memperkuat kesan otentik dari alur sejarah dunia yang diangkat.

Pasar Pasar Global: Pasar internasional akan digarap secara agresif, dimulai dengan penawaran hak distribusi kepada para distributor global pada gelaran Toronto International Film Festival (TIFF) mendatang.

Dengan penggabungan narasi sejarah yang kelam, jajaran pemain yang kuat, serta dukungan dari rumah produksi kelas dunia, Pengabdi Setan 3 digadang-gadang akan menjadi salah satu proyek film horor paling ambisius dalam sejarah perfilman Indonesia.

Ditulis oleh Defi

Komentar