Macklemore Dicoret dari Tur Ed Sheeran Usai Serukan Support Palestina

Keputusan tersebut diambil promotor setelah sejumlah pengelola tempat pertunjukan (venue), termasuk pemilik Gillette Stadium, menolak memberikan izin konser jika Macklemore tetap berada di jajaran pengisi acara (lineup).

Macklemore Dicoret dari Tur Ed Sheeran Usai Serukan Support Palestina
Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, dipastikan batal mendampingi Ed Sheeran dalam sisa rangkaian Loop Tour di Amerika Serikat (Dok. Instagram @Macklemore)

Frame Daily, Jakarta - Rapper kenamaan asal Amerika Serikat, Macklemore, resmi dikeluarkan dari jajaran artis pendukung untuk sisa rangkaian konsernya bersama Ed Sheeran dalam ajang Loop Tour di Amerika Serikat. Langkah tegas ini diambil penyelenggara menyusul tekanan dari sejumlah pengelola tempat pertunjukan (venue) yang keberatan atas aksi panggung Macklemore saat menyuarakan dukungan bagi Palestina.

Sebelumnya, rapper pelantun lagu "Thrift Shop" tersebut dijadwalkan tampil sebagai pembuka di tujuh hingga delapan dari sepuluh rangkaian konser tersisa di tanah airnya. Menurut jadwal awal, penampilan Macklemore seharusnya berlangsung mulai 19 September hingga menutup tur pada 7 November 2026.

Namun, kepastian absennya sang musisi dikonfirmasi oleh pihak promotor usai beberapa pengelola lokasi konser mengancam tidak akan memberi izin penyelenggaraan acara jika nama Macklemore tetap tercantum di daftar pengisi acara.

Kontroversi bermula ketika Macklemore secara terbuka menyuarakan seruan "Free Palestine" saat tampil mengisi panggung Loop Tour Ed Sheeran pada tanggal 4 dan 5 September 2026 lalu. Pernyataan politik di atas panggung tersebut memantik kritik tajam dan kecaman dari sejumlah kelompok pro-Israel serta asosiasi masyarakat setempat.

Gelombang penolakan ini berbuntut panjang hingga memengaruhi keputusan pemilik venue raksasa. Salah satunya adalah pihak pengelola Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts, yang secara terbuka menyinggung alasan di balik ketegasan sikap mereka. Pemilik stadion menilai langkah untuk melarang sang rapper tampil merupakan keputusan mendasar yang berkaitan langsung dengan tindakan serta pernyataan kontroversial yang disampaikan Macklemore selama berada di panggung.

Sikap tidak kompromi dari para pengelola tempat pertunjukan inilah yang akhirnya membuat pihak promotor tak memiliki banyak pilihan selain mencoret musisi kelahiran Seattle tersebut dari tur untuk memastikan izin konser Ed Sheeran tetap berjalan di kota-kota tujuan.

Keputusan penolakan dan pencoretan dirinya dari jajaran penyanyi tur Ed Sheeran tidak lantas membuat Macklemore menarik ucapan atau menyesali aksinya. Melalui respons resminya, ia menekankan bahwa konsistensinya menyuarakan isu kemanusiaan di Palestina adalah bentuk solidaritas dasar yang tidak bisa ditawar.

Di tengah memanasnya perhatian media dan polemik di media sosial, Macklemore menegaskan bahwa perhatian publik seharusnya tidak terfokus pada nasib musisi yang terdampak secara finansial atau jadwal tur belaka.

"Saya, Ed Sheeran, maupun Pink bukan korban dalam situasi ini," tegas Macklemore merespons polemik pembatalan dirinya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan untuk menggarisbawahi bahwa sorotan utama publik seharusnya tetap tertuju pada krisis kemanusiaan dan penderitaan yang dialami oleh masyarakat di Palestina, alih-alih meratapi pembatalan jadwal panggung seorang seniman di Amerika Serikat.

Keputusan pencoretan Macklemore kini mengubah skema pertunjukan Loop Tour milik Ed Sheeran di beberapa titik di Amerika Serikat. Pihak promotor hingga saat ini belum mengumumkan secara pasti apakah akan ada nama artis pengganti yang mengisi slot kosong yang ditinggalkan Macklemore atau apakah slot penampilan Ed Sheeran akan diperpanjang.

Langkah penyelenggara yang mengalah pada tekanan venue ini juga menambah daftar panjang dinamika hubungan antara ekspresi kebebasan berpendapat para seniman global dan batas keterlibatan politik dalam industri hiburan komersial di Amerika Serikat.

Ditulis oleh Defi

Komentar