Kembali Setelah 6 Tahun, Celine Dion Emosional Saat Sapa Penggemar di Paris

Dalam penampilannya di Paris La Défense Arena, Celine Dion tampil emosional, tak kuasa menahan air mata di hadapan ribuan penggemar yang menyambutnya dengan tepuk tangan meriah.

Kembali Setelah 6 Tahun, Celine Dion Emosional Saat Sapa Penggemar di Paris
Celine Dion resmi kembali ke panggung pertunjukan setelah enam tahun vakum akibat berjuang melawan penyakit Stiff Person Syndrome (Dok. Instagram @celinedion)

Frame Daily, Jakarta - Suasana haru membungkus konser kembalinya diva musik pop dunia, Céline Dion, di Paris La Défense Arena. Penyanyi berkebangsaan Kanada tersebut resmi menghentikan masa vakumnya dari panggung musik selama enam tahun terakhir. Kembalinya Dion ke atas panggung menjadi momen yang amat krusial dan emosional, mengingat perjuangan panjangnya melawan kondisi medis langka yang sempat menghentikan karier bernyanyinya.

Dok. Instagram @celinedion

Di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati arena, penyanyi berusia 56 tahun tersebut tak mampu membendung air matanya saat mengawali rangkaian pertunjukan residensinya. Sorak-sorai dan tepuk tangan riuh dari para penggemar langsung membahana begitu Dion melangkah ke area utama panggung.

Dok. Instagram @celinedion

Berdasarkan laporan CBC News, pelantun lagu fenomenal "My Heart Will Go On" tersebut sebelumnya sempat berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak menangis selama pertunjukan berlangsung. Namun, besarnya energi dan sambutan hangat dari publik Paris membuat sang legenda tak kuasa menahan luapan emosi bahagia sekaligus haru.

Dok. Instagram @celinedion
Dok. Instagram @celinedion
Dok. Instagram @celinedion

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, Dion terlihat beberapa kali mengusap air mata dan berusaha mengontrol napasnya di sela-sela isak tangis. Meskipun diselimuti rasa haru yang mendalam, ia tetap berusaha memberikan kualitas vokal terbaiknya demi memuaskan rasa rindu para fans yang telah menunggu bertahun-tahun.

Dok. Instagram @celinedion

"Akhirnya. Sungguh luar biasa kita bisa berkumpul bersama. Aku pernah berjanji. Aku berjanji untuk kembali dan tampil lagi di atas panggung," ujar Celine Dion dengan suara bergetar saat menyapa penonton langsung dari panggung Paris La Défense Arena.

Dok. Instagram @celinedion

Kembalinya Dion ke dunia pertunjukan live merupakan kemenangan pribadi yang sangat besar. Pada akhir tahun 2022, Dion mengumumkan kepada publik bahwa ia didiagnosis mengidap Stiff Person Syndrome (SPS), sebuah kelainan neurologis langka yang menyebabkan kekakuan otot secara progresif dan kejang otot yang menyakitkan. Kondisi tersebut sempat memaksanya membatalkan seluruh jadwal tur dunia dan menarik diri sepenuhnya dari sorotan publik selama enam tahun untuk menjalani terapi intensif.

Dok. Instagram @celinedion

Selain kualitas vokalnya yang tetap memukau, penampilan fisik Dion di panggung malam itu turut mencuri perhatian. Dion tampil memikat dan elegan dalam balutan strapless gown berwarna hitam bergaya Gotik. Gaun tersebut memiliki detail bagian atas menyerupai korset dengan paduan rok tulle berlapis yang memberikan kesan dramatis.

Dok. Instagram @celinedion

Penampilannya makin sempurna dengan tataan rambut sleek bun yang rapi serta aksesoris kalung berlian berukuran besar yang menjadi statement piece utama. Anggun dan berwibawa, Dion menunjukkan ketangguhannya sebagai salah satu figur musisi paling berpengaruh di industri musik global.

Sebelum membawakan salah satu lagu hits terbaiknya, Dion sempat menyampaikan kalimat emosional yang menyentuh hati seluruh penonton yang hadir di arena.

"Aku berjanji untuk kembali ke atas panggung. Jadi, inilah aku, bernyanyi untuk kalian dan untuk diriku sendiri, bernyanyi secara langsung! Terima kasih banyak atas dukungan dan kesabaran kalian dan jika boleh aku katakan, aku menjadi diriku yang sekarang ini Because You Loved Me," tuturnya tepat sebelum melantunkan lagu klasik tersebut.

Momen panggung di Paris ini menjadi bukti nyata ketangguhan Céline Dion dalam melawan penyakitnya sekaligus menjadi hadiah terindah bagi para penggemar yang tak pernah berhenti memberikan dukungan moral sepanjang masa-masa terberat sang diva.

Ditulis oleh Defi

Komentar