Jelang KTT NATO, AS Dorong Penguatan Hubungan dengan Turki

AS mendorong penguatan hubungan pertahanan dengan Turki menjelang KTT NATO 7–8 Juli di Ankara. Forum akan membahas Ukraina, Timur Tengah, dan kerja sama industri pertahanan.

Jelang KTT NATO, AS Dorong Penguatan Hubungan dengan Turki
Foto ilustrasi AI : framedaily.id / TA

Frame Daily, WASHINGTON – Amerika Serikat menegaskan pentingnya memperkuat hubungan pertahanan dengan Turki menjelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Juli di Ankara.

Pernyataan tersebut disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk NATO, Matthew Whitaker, dalam wawancara dengan Fox News pada Rabu (2/7). Ia menyebut Turki sebagai salah satu sekutu paling kapabel dalam aliansi pertahanan Atlantik Utara.

"Turki adalah sekutu yang sangat kapabel. Mereka memiliki komitmen kuat terhadap NATO, keamanan nasional mereka sendiri, serta keamanan seluruh sekutu," ujar Whitaker. Dilansir dari ANTARA

AS Ingin Kerja Sama Pertahanan Semakin Erat

Whitaker menegaskan Washington ingin terus memperkuat hubungan strategis dengan Ankara, terutama di tengah meningkatnya tantangan keamanan global.

"Kami perlu terus memperkuat hubungan tersebut," katanya.

Menurutnya, kerja sama yang lebih erat akan memperkokoh kekuatan NATO dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan internasional.

Soroti Industri Pertahanan Turki

Whitaker juga memuji kemampuan industri pertahanan Turki yang dinilai berkembang pesat. Ia bahkan menyebut negara-negara anggota NATO lainnya perlu mencontoh kapasitas produksi pertahanan yang dimiliki Ankara.

"Kita harus memastikan semua pihak bergerak cepat. Presiden Donald Trump memahami bagaimana menjalankan strategi ini. Kapasitas industri tersebut penting untuk membangun dan memperkuat aliansi demi kepentingan Amerika Serikat," ujarnya.

KTT NATO Bahas Ukraina hingga Timur Tengah

Sebelumnya, pemerintah Turki mengungkapkan bahwa agenda utama KTT NATO akan mencakup sejumlah isu strategis, antara lain:

  • Dukungan lanjutan bagi Ukraina.
  • Penguatan kemampuan pertahanan NATO.
  • Situasi keamanan di Timur Tengah.
  • Kerja sama industri pertahanan antarnegara anggota.

Untuk pertama kalinya, Forum Industri Pertahanan NATO juga akan digelar sebagai bagian dari rangkaian KTT. Forum tersebut akan mempertemukan negara-negara anggota NATO dengan sejumlah perusahaan industri pertahanan terkemuka guna memperkuat kolaborasi di sektor teknologi dan manufaktur militer.

Pertemuan tersebut diperkirakan menjadi salah satu forum penting dalam menentukan arah kerja sama pertahanan NATO di tengah meningkatnya dinamika keamanan global.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar