Frame Daily, Jakarta - Harga daging ayam potong di pasaran wilayah Jakarta dan sekitarnya kembali merangkak naik. Berdasarkan pantauan terkini, lonjakan harga daging ayam menyentuh kisaran Rp34.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya permintaan konsumen seiring kembali beroperasinya program Makan Bergizi Gratis pada awal tahun ajaran baru
Pemicu Utama Kenaikan Harga
Kenaikan harga daging ayam di berbagai pasar tradisional terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir. Menurut para pedagang, lonjakan permintaan dari mitra penyedia katering program Makan Bergizi Gratis berdampak langsung pada ketersediaan stok. Permintaan dalam skala besar ini menyebabkan pasokan untuk masyarakat umum menipis sehingga memicu penyesuaian harga ayam potong di tingkat pedagang
Sebelumnya, harga sempat mengalami penurunan cukup drastis saat masa libur sekolah ketika program Makan Bergizi Gratis dihentikan sementara. Namun, memasuki hari pertama masuk sekolah, aktivitas dapur umum untuk program tersebut kembali berjalan optimal. Hal ini menciptakan lonjakan serapan komoditas ayam potong di pasaran.
Dampak Lonjakan Harga Daging Ayam
Fluktuasi harga daging ayam ini memberikan tantangan tersendiri bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bidang kuliner. Tingginya harga daging ayam menuntut pedagang untuk memutar otak agar margin keuntungan tetap terjaga tanpa harus menaikkan harga jual produk akhir secara berlebihan kepada konsumen.
Para ibu rumah tangga juga merasakan dampak langsung dari naiknya harga daging ayam tersebut. Banyak warga berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh daya beli masyarakat. Pemerintah melalui kementerian terkait secara berkala terus memantau pergerakan harga pangan pokok.
Langkah Lanjutan Pemerintah
Untuk menyeimbangkan neraca perdagangan dan kesejahteraan peternak, pemerintah telah menetapkan harga acuan baru untuk ayam hidup. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang adil bagi peternak, sekaligus menjaga harga daging ayam di pasaran tetap terkendali.
Kementerian teknis terkait juga terus berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk memastikan tata kelola pengadaan bahan baku Makan Bergizi Gratis berjalan tertib. Langkah ini diambil agar pemenuhan gizi anak sekolah tetap berjalan tanpa mengganggu pasokan daging ayam untuk kebutuhan harian masyarakat umum.
Komentar