RAM Makin Mahal, Kok Tablet RAM 8GB Malah Makin Murah?

Harga memori sedang tertekan, tetapi tablet RAM 8GB di Indonesia justru semakin terjangkau. Ada itel, Infinix, Advan, Motorola hingga Lenovo.

RAM Makin Mahal, Kok Tablet RAM 8GB Malah Makin Murah?
ablet RAM 8GB semakin terjangkau ketika industri memori justru menghadapi tekanan pasokan. Ilustrasi: Framedaily.id

Frame Daily, Jakarta - Harga memori sedang menghadapi tekanan, tetapi pasar tablet Indonesia justru menunjukkan fenomena yang berbeda. Tablet dengan RAM 8GB kini semakin mudah ditemukan di kisaran Rp2 juta hingga Rp4 jutaan, dengan pilihan dari itel, Infinix, Advan, Motorola, Honor hingga Lenovo.

Data pasar September 2026 menunjukkan itel VistaTab 30 GT 8GB/128GB berada di sekitar Rp2,899 juta. Di atasnya ada itel VistaTab 30 Pro 8GB/256GB Rp3,299 juta, Advan Tab Sketsa 5 8GB/128GB Rp3,599 juta, serta Infinix XPAD 20 Pro 8GB/128GB Rp3,799 juta. Motorola Moto Pad 60 Neo 8GB/128GB juga berada di harga yang sama. Padahal, saat ini industri memori sedang menghadapi kondisi yang berbeda.

Harga Memori Naik, Tablet 8GB Tetap Menjamur

TrendForce mencatat produsen memori menghadapi keterbatasan kapasitas karena produksi semakin diarahkan ke HBM dan server DRAM yang dibutuhkan untuk infrastruktur AI. Kondisi tersebut membuat pasokan memori tetap ketat dan harga kontrak DRAM berada dalam tekanan naik.

TrendForce juga mencatat pertumbuhan permintaan server berbasis AI mendorong kebutuhan memori berkapasitas tinggi. Pada saat yang sama, tekanan biaya membuat permintaan perangkat konsumen seperti PC dan smartphone lebih sensitif terhadap harga.

Namun kondisi tersebut tidak otomatis membuat harga setiap tablet langsung melonjak. Pasar tablet mempunyai struktur biaya yang jauh lebih luas daripada satu komponen memori. Produsen harus menghitung chipset, storage, layar, baterai, konektivitas, kamera, software, biaya produksi, distribusi dan margin.

Itulah sebabnya kenaikan harga memori tidak serta-merta menghapus perang harga di pasar tablet. Bahkan, persaingan terlihat semakin ramai. Infinix menawarkan XPAD 30 Pro 8GB/128GB sekitar Rp4,559 juta, Honor Pad X9a 8GB/128GB sekitar Rp4,299 juta, sementara Lenovo Idea Tab 8GB/128GB berada sekitar Rp4,699 juta.

Perang Harga Membuat RAM 8GB Bukan Lagi Barang Mewah

Banyaknya pilihan menunjukkan bahwa RAM 8GB semakin menjadi spesifikasi persaingan, bukan lagi fitur yang otomatis menempatkan sebuah tablet di kelas premium.

Tetapi konsumen juga perlu berhati-hati membaca angka tersebut. RAM 8GB pada satu tablet tidak selalu menghasilkan pengalaman yang sama dengan RAM 8GB pada tablet lain. Chipset, jenis storage dan optimasi sistem operasi ikut menentukan performa.

Ada pula perangkat yang menggunakan Extended RAM. Artinya, angka RAM yang ditampilkan bisa mencakup tambahan memori virtual dari storage, bukan seluruhnya RAM fisik.

Karena itu, tablet 8GB seharga Rp3 jutaan tidak bisa langsung dibandingkan dengan tablet 8GB yang harganya Rp5 juta hanya berdasarkan kapasitas RAM.

Pada akhirnya, paradoks pasar tablet 2026 bukan semata-mata soal RAM mahal tetapi produk murah. Yang terjadi adalah industri sedang mempertemukan dua tekanan berbeda: biaya komponen memori yang meningkat dan kebutuhan produsen untuk tetap kompetitif di pasar konsumen.

Bagi pembeli, kondisi ini justru memperluas pilihan. Tetapi angka “8GB RAM” sebaiknya menjadi awal perbandingan, bukan alasan terakhir untuk membeli.

Follow akun Instagram @framedaily.id_official untuk mendapatkan berita terbaru, fakta terverifikasi, dan konteks di balik setiap peristiwa.

Ditulis oleh Senida Aditya

Komentar