Frame Daily, Sukabumi — Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah rumah warga yang berada di kawasan kampung adat tersebut.
Kondisi bangunan yang didominasi rumah panggung membuat api dengan cepat menyebar. Asap tebal terlihat membubung tinggi ke udara dan kepulan asap dari lokasi kebakaran turut terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial.
Laporan awal yang beredar menyebut sekitar 80 rumah terbakar dalam peristiwa tersebut. Puluhan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.
Kapolsek Cisolok AKP Bayu Saeful membenarkan adanya kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya.
Saat dikonfirmasi, ia menyebut petugas masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Api Cepat Membesar, Petugas Berjibaku Melakukan Penanganan
Kobaran api dilaporkan masih menyala ketika petugas melakukan upaya pemadaman. Kondisi angin yang cukup kencang disebut menjadi salah satu faktor yang membuat api cepat merambat ke bangunan lain.
Tim pemadam kebakaran Kabupaten Sukabumi dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan mencegah api semakin meluas.
Warga juga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi dari rumah mereka.
Situasi di lokasi berlangsung dalam suasana panik. Warga berusaha menjauh dari area kebakaran sekaligus membantu proses penyelamatan anggota keluarga dan harta benda.
Hingga laporan ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan belum diketahui secara pasti.
Petugas terkait masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan yang terbakar serta warga yang terdampak.
Puluhan Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Kampung Adat Cipta Mulya.
Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal dan ruang berkumpul bersama keluarga dalam waktu singkat berubah menjadi puing-puing.
Berdasarkan pembaruan informasi yang dimuat media lokal pada Sabtu (25/7/2026), sementara terdapat 65 kepala keluarga dengan sekitar 300 jiwa yang dilaporkan kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.
Angka tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan yang dilakukan oleh petugas di lapangan.
Sebelumnya, laporan awal menyebut sekitar 80 rumah terbakar. Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa proses verifikasi dan pendataan korban terdampak masih terus berlangsung.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini berdasarkan informasi yang tersedia hingga saat ini.
Meski demikian, kerugian materi yang dialami warga diperkirakan cukup besar. Banyak keluarga kini harus menghadapi kondisi sulit setelah kehilangan rumah dan barang-barang milik mereka.
Warga Menanti Bantuan dan Penanganan Pascakebakaran
Kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya menjadi ujian berat bagi warga yang terdampak.
Selain kebutuhan tempat tinggal sementara, para korban membutuhkan berbagai keperluan dasar untuk menjalani hari-hari setelah bencana.
Pendataan warga terdampak menjadi langkah penting agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera memastikan kebutuhan dasar para korban, termasuk tempat pengungsian, makanan, pakaian, serta kebutuhan keluarga lainnya.
Penanganan pascakebakaran juga menjadi perhatian penting, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Kampung Adat Cipta Mulya sendiri merupakan bagian dari kawasan adat di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa kebakaran ini tidak hanya menyisakan kerugian materi, tetapi juga menjadi pukulan bagi kehidupan sosial warga yang selama ini tinggal dan menjalani aktivitas bersama dalam lingkungan kampung adat.
Saat ini, proses pemadaman, pendataan, dan penanganan warga terdampak masih berlangsung.
Penyebab kebakaran serta jumlah pasti rumah dan keluarga yang terdampak masih menunggu hasil pendataan resmi dari pihak berwenang.
Bagi warga Kampung Adat Cipta Mulya, hari itu menjadi momen yang tidak mudah dilupakan. Dalam waktu singkat, api meluluhlantakkan rumah-rumah warga dan memaksa puluhan keluarga menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal.
Kini, warga terdampak membutuhkan dukungan dan bantuan agar dapat kembali menata kehidupan setelah musibah besar tersebut.
Sumber informasi: InilahSukabumi.com
Komentar