Frame Daily, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah barat laut Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Rabu (5/8) dini hari.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 03.16.38 WIB. Episentrum berada di laut pada koordinat 1,60 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,59 derajat Bujur Timur (BT).
BMKG menyebut pusat gempa berada sekitar 114 kilometer barat laut Halmahera Barat dengan kedalaman 25 kilometer.
Meski berkekuatan cukup signifikan, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hingga laporan ini diturunkan, belum terdapat informasi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengandalkan informasi resmi dari lembaga tersebut terkait perkembangan aktivitas kegempaan.
Indonesia Rawan Gempa Tektonik
Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi karena berada di kawasan pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yakni Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.
Interaksi ketiga lempeng tersebut menyebabkan wilayah Indonesia kerap mengalami gempa bumi dengan berbagai kekuatan, baik yang terjadi di darat maupun di laut.
Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan serta mengikuti arahan dari otoritas setempat apabila terjadi kondisi darurat.
Komentar