Film Laut Bercerita Rilis Poster dan Trailer Resmi, Siap Tayang 29 Oktober 2026

Rumah produksi PAL8 Pictures resmi meluncurkan poster dan teaser/trailer perdana untuk film Laut Bercerita, film yang dibintangi Reza Rahadian ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026.

Film Laut Bercerita Rilis Poster dan Trailer Resmi, Siap Tayang 29 Oktober 2026
Aktor Reza Rahadian dalam poster resmi film Laut Bercerita produksi PAL 8 Pictures. Film karya sutradarai Yosep Anggi Noen ini bakal tampil di 31st Busan International Film Festival (BIFF) pada Oktober 2026 (Dok. Instagram @filmlautbercerita)

Frame Daily, Jakarta - Industri perfilman tanah air kembali menyajikan karya yang diangkat dari literatur bersejarah. Adaptasi layar lebar dari novel fenomenal karya Leila S. Chudori, Laut Bercerita, secara resmi merilis poster utama beserta cuplikan adegan (trailer) melalui akun resmi mereka. Film yang disutradarai oleh sineas berbakat Yosep Anggi Noen ini dijadwalkan menyapa penonton di bioskop pada 29 Oktober 2026.

Proyek film ini diproduksi oleh PAL8 Pictures yang bekerja sama dengan sejumlah rumah produksi pendukung, seperti VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak, dan Brandlink.

Visual poster memperlihatkan sesosok pria terbenam di dalam air dengan kondisi terikat, sebuah impresi visual yang mengisyaratkan bobot narasi serta kepedihan sejarah dalam alur ceritanya. Poster tersebut turut mengonfirmasi jajaran pemeran bertabur bintang, di antaranya Reza Rahadian, Yunita Siregar, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, hingga Eva Celia.

Alur cerita Laut Bercerita berfokus pada karakter Biru Laut, seorang mahasiswa di Yogyakarta yang gemar membaca dan menulis. Berada di tengah situasi politik yang represif—di mana mahasiswa ditangkap hanya karena membaca buku terlarang—hati Biru Laut tergerak untuk memperjuangkan kebebasan berekspresi.

Bersama rekan-rekannya, Biru Laut bergabung dalam kelompok studi Winatra untuk menggalang diskusi kritis dan gerakan perlawanan. Namun, dinamika era 1990-an bukanlah masa yang bersahabat bagi suara-suara sumbang penuntut keadilan.

Sisi Korban: Ketika bersuara mereka dibungkam, dan ketika bergerak melawan, mereka dihilangkan secara paksa.

Sisi Keluarga: Narasi film ini tidak hanya memotret ketakutan para aktivis, tetapi juga merekam duka mendalam keluarga, kawan, dan kekasih yang terus menunggu kepastian pulang.

Pertanyaan mengenai harapan untuk bisa bersatu kembali di meja makan keluarga menjadi benang merah emosional yang ditawarkan dalam cuplikan resminya.

Film ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, yang dikenal lewat pendekatan visual khas dan narasi sosial-politik yang tajam. Naskah cerita diadaptasi langsung dari novel karya Leila S. Chudori.

Rilisnya poster dan trailer ini langsung memicu antusiasme tinggi di media sosial, terbukti dari puluhan ribu tanggapan yang diraih hanya dalam kurun waktu singkat setelah diunggah. Kehadiran Laut Bercerita di bioskop pada akhir Oktober 2026 mendatang diharapkan menjadi momen penting bagi sejarah sinema Indonesia dalam merawat ingatan kolektif masyarakat.

Ditulis oleh Defi

Komentar