Frame Daily, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai merealisasikan salah satu program infrastruktur permukiman terbesar tahun 2026. Sebanyak 168 titik jalan lingkungan akan dibangun untuk memperlancar akses warga, meningkatkan konektivitas antarpermukiman, sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.
Program pembangunan jalan lingkungan ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan drainase, sistem pengelolaan air limbah domestik, hingga penerangan jalan umum (PJU). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan permukiman yang lebih nyaman, sehat, aman, dan layak huni.
168 Jalan Lingkungan Masuki Tahap Finalisasi
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, memastikan seluruh proyek kini memasuki tahap akhir administrasi sebelum pekerjaan fisik dimulai.
"Tahun ini ada 168 titik pembangunan jalan lingkungan, sudah tahap finalisasi sebelum pelaksanaan. Semoga segera dilaksanakan dan berjalan pembangunannya," kata Nur Chaidir di Cikarang, Selasa (1/7). Dilansir dari antara
Menurut dia, proyek akan segera dikerjakan setelah seluruh proses administrasi dan pemberkasan prapelaksanaan selesai.
Pembangunan jalan lingkungan menjadi salah satu kebutuhan yang paling banyak diusulkan masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas sehari-hari, mulai dari akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, hingga kegiatan usaha warga.
Berawal dari Aspirasi Warga
Seluruh pembangunan tersebut berasal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme resmi pemerintah daerah.
Usulan dihimpun melalui kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bekasi serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
"Ada yang dari reses dewan ada juga yang melalui musrenbang desa, kecamatan hingga finalisasi dituangkan dalam musrenbang kabupaten," ujar Nur Chaidir.
Mekanisme ini memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan sekaligus memperkuat pembangunan yang berbasis partisipasi publik.
Bukan Hanya Jalan, Drainase dan Sanitasi Juga Dibangun
Selain pembangunan 168 jalan lingkungan, Disperkimtan Kabupaten Bekasi juga mengalokasikan pembangunan 72 titik drainase lingkungan.
Program ini bertujuan memperlancar aliran air sehingga mampu mengurangi potensi genangan maupun banjir di kawasan permukiman.
"Pembangunan drainase penting untuk memastikan aliran air tanpa hambatan serta meminimalisir risiko banjir di kawasan permukiman," kata Nur Chaidir.
Di sektor sanitasi, pemerintah daerah akan membangun 176 titik Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).
Program tersebut mendukung peningkatan kualitas sanitasi lingkungan sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting melalui penyediaan fasilitas sanitasi yang lebih baik.
136 Titik PJU Percantik Kawasan Permukiman
Disperkimtan juga merencanakan pembangunan 136 titik penerangan jalan umum (PJU) beserta lampu taman.
Penerangan yang memadai diharapkan meningkatkan keamanan masyarakat pada malam hari sekaligus mempercantik lingkungan permukiman.
Keberadaan jalan yang baik, drainase yang berfungsi optimal, sanitasi yang layak, dan penerangan yang cukup menjadi fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat serta pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah Ajak Warga Menjaga Hasil Pembangunan
Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap seluruh proyek infrastruktur dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.
Masyarakat juga diajak menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan pembangunan 168 jalan lingkungan yang didukung drainase, SPALD-S, dan PJU, Kabupaten Bekasi menargetkan terciptanya kawasan permukiman yang semakin terhubung, sehat, aman, dan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
10 Keyword Turunan SEO: pembangunan jalan lingkungan, jalan lingkungan Bekasi, Disperkimtan Bekasi, drainase Bekasi, SPALD-S, PJU Bekasi, Musrenbang Bekasi, reses DPRD Bekasi, infrastruktur permukiman, pembangunan Kabupaten Bekasi.
Komentar