Frame Daily, JAKARTA – Timnas Indonesia menuntaskan persiapan terakhir menjelang pertandingan penting menghadapi Vietnam pada laga ketiga Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026. Skuad Garuda menggelar sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta,
Minggu (2/8/2026), dengan intensitas ringan sebagai bagian dari pematangan strategi. Pelatih John Herdman memimpin langsung sesi latihan yang diikuti mayoritas pemain. Latihan diawali dengan pemanasan dan aktivasi otot melalui rangkaian lari pendek sekitar 10 meter melewati rintangan tiang. Setelah itu, pemain menjalani sejumlah menu latihan ringan untuk menjaga kebugaran menjelang pertandingan.
Dari total 26 pemain yang dibawa ke turnamen, hanya 24 pemain yang mengikuti official training kali ini. Dua nama yang kembali tidak terlihat di lapangan adalah Marselino Ferdinan dan Justin Hubner.
Belum ada penjelasan resmi dari tim pelatih mengenai kondisi terkini kedua pemain tersebut. Absennya Marselino dan Hubner tentu menjadi perhatian mengingat keduanya merupakan bagian penting dalam komposisi skuad Garuda.
Indonesia Bidik Kemenangan Kedua Beruntun
Indonesia datang ke laga melawan Vietnam dengan modal positif setelah menaklukkan Timor Leste 3-0 pada pertandingan sebelumnya di Stadion Chonburi, Thailand.
Tiga gol kemenangan Garuda dicetak oleh Shayne Pattynama, Thom Haye, dan Mitchell Baker. Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Produktivitas tim juga cukup impresif. Garuda telah mencetak delapan gol dan baru sekali kebobolan sepanjang dua laga awal fase grup.
Saat ini Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A. Singapura memimpin klasemen dengan tujuh poin dari tiga pertandingan, sedangkan Vietnam berada di peringkat ketiga dengan empat poin dari dua laga setelah bermain imbang tanpa gol melawan Singapura.
Kondisi tersebut membuat duel Indonesia kontra Vietnam menjadi salah satu pertandingan penentu dalam perebutan tiket menuju babak berikutnya.
Vietnam Datang dengan Sejumlah Ancaman
Vietnam tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai. Tim asuhan Kim Sang-sik memiliki sejumlah pemain yang tampil menonjol sejak awal turnamen.

Nama pertama adalah Nguyen Dinh Bac. Winger berusia 21 tahun itu sudah mencetak tiga gol dan satu assist di Piala AFF 2026. Meski tampil kurang maksimal saat menghadapi Singapura, kualitas individu Dinh Bac tetap menjadi ancaman bagi lini pertahanan Indonesia.

Selain itu terdapat gelandang naturalisasi asal Brasil Do Hoang Hen atau Hendrio Araujo da Silva. Pemain berusia 32 tahun tersebut mulai menjadi andalan Vietnam setelah mencetak dua gol saat menghadapi Timor Leste. Kreativitas dan kemampuan distribusi bolanya menjadi salah satu kekuatan utama The Golden Star Warriors.

Ancaman lainnya datang dari striker naturalisasi Nguyen Xuan Son atau Rafaelson. Penyerang kelahiran Brasil itu baru mencetak satu gol di Piala AFF 2026, tetapi rekam jejaknya menunjukkan ketajaman yang konsisten. Sejak menjalani debut bersama Vietnam pada penghujung 2024, Xuan Son telah mengoleksi 12 gol dari 11 pertandingan internasional.
Laga Indonesia melawan Vietnam menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di Grup A karena hasil akhirnya akan sangat memengaruhi persaingan menuju semifinal. Performa lini belakang Garuda diperkirakan menjadi salah satu faktor kunci dalam meredam agresivitas para penyerang Vietnam.
Herdman Siapkan Garuda Hadapi Laga Penentu

Meski kehilangan dua pemain dalam sesi latihan terakhir, persiapan Timnas Indonesia tetap berjalan sesuai rencana. Intensitas latihan yang ringan menunjukkan fokus tim pelatih lebih diarahkan pada pemulihan kondisi fisik sekaligus pemantapan organisasi permainan. Dukungan publik dipastikan menjadi keuntungan tersendiri bagi Garuda saat menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB.
Kemenangan akan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen Grup A sekaligus semakin dekat dengan tiket menuju babak semifinal Piala AFF 2026. Duel ini juga menjadi ujian penting bagi skuad asuhan John Herdman dalam membuktikan konsistensi performa setelah meraih dua kemenangan beruntun di fase grup.
Komentar