Frame Daily, JAKARTA – Tas mewah kini menjadi bagian dari gaya personal sejumlah pesepak bola dunia di luar lapangan. Dalam berbagai momen kedatangan tim di stadion, bandara, maupun agenda resmi, sejumlah pemain elite terlihat membawa koleksi dari rumah mode ternama seperti Hermès, Dior, Louis Vuitton, Chanel, hingga Bottega Veneta.
Fenomena tersebut menunjukkan semakin eratnya hubungan antara dunia olahraga profesional dan industri fashion mewah. Kehadiran para pemain dalam momen player arrival kini tak hanya menjadi perhatian penggemar sepak bola, tetapi juga media fashion internasional yang menyoroti pilihan busana dan aksesori mereka.
Hermès Menjadi Simbol Gaya Eksklusif
Hermès menjadi salah satu rumah mode yang kerap terlihat digunakan sejumlah pesepak bola elite dalam berbagai kesempatan publik. Brand asal Prancis tersebut dikenal melalui koleksi ikonik seperti Haut à Courroies (HAC), Birkin, dan Kelly yang diproduksi secara terbatas sehingga memiliki nilai eksklusivitas tinggi.
Erling Haaland merupakan salah satu pemain yang beberapa kali terlihat membawa tas Hermès saat tiba di stadion maupun dalam dokumentasi perjalanan yang dipublikasikan media dan fotografer olahraga. Salah satu model yang pernah dikaitkan dengannya adalah Hermès HAC 50 "Endless Road", edisi terbatas yang menjadi incaran kolektor.
Selain berfungsi sebagai tas perjalanan, koleksi Hermès juga dipandang sebagai simbol quiet luxury berkat desainnya yang sederhana, material premium, dan pengerjaan tangan yang menjadi ciri khas rumah mode tersebut.
Dior Perkuat Citra Elegan Kylian Mbappé
Kylian Mbappé dikenal memiliki hubungan erat dengan Dior sebagai duta global rumah mode tersebut. Dalam sejumlah agenda resmi maupun kampanye fesyen, penyerang tim nasional Prancis itu terlihat menggunakan berbagai koleksi Dior, termasuk A5 Triangle Pouch, Normandie Bag, dan tas bermotif Dior Oblique.
Pilihan aksesori tersebut memperkuat citra Mbappé yang identik dengan gaya modern, minimalis, dan elegan. Kehadirannya sebagai duta merek juga mencerminkan semakin banyaknya atlet profesional yang dipercaya menjadi wajah industri fashion mewah.
Louis Vuitton Jadi Pilihan Generasi Baru
Louis Vuitton juga menjadi salah satu merek yang banyak diminati pesepak bola generasi baru. Jude Bellingham beberapa kali terlihat membawa koleksi Keepall Bandoulière dalam berbagai perjalanan bersama klub maupun tim nasional.
Selain Bellingham, bek Liverpool Virgil van Dijk pernah tampil membawa Chanel Large Shopping Tote, sementara Jules Koundé dikenal gemar memadukan koleksi Hermès, Goyard, dan Louis Vuitton dalam penampilannya. Di sisi lain, Leon Goretzka beberapa kali terlihat menggunakan tas Bottega Veneta yang dikenal melalui desain anyaman khas Italia.
Keberagaman pilihan tersebut menunjukkan bahwa tas mewah kini menjadi bagian dari ekspresi personal para atlet, bukan semata-mata simbol status.
Nilai Koleksi Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Sebagian tas yang digunakan para pesepak bola tersebut dipasarkan dengan harga mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, tergantung model, material, dan tingkat kelangkaannya.
Untuk beberapa model Hermès edisi terbatas, harga di pasar sekunder bahkan dapat melampaui harga ritel karena tingginya permintaan kolektor di berbagai negara. Sementara itu, koleksi Dior dan Louis Vuitton juga menjadi incaran berkat desain yang menggabungkan fungsi perjalanan dengan estetika fashion modern.
Fashion dan Sepak Bola Semakin Berdekatan
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak rumah mode internasional menggandeng atlet sebagai duta merek. Langkah tersebut mencerminkan perubahan strategi industri fashion yang melihat pesepak bola sebagai figur publik dengan pengaruh besar terhadap tren gaya hidup global.
Media fashion internasional juga menyoroti momen kedatangan pemain di stadion sebagai ruang untuk menampilkan identitas personal melalui busana dan aksesori yang dikenakan. Fenomena ini memperlihatkan bahwa citra seorang atlet kini dibangun tidak hanya melalui prestasi di lapangan, tetapi juga melalui gaya di luar pertandingan.
Tren Diperkirakan Terus Berkembang
Meningkatnya penggunaan tas mewah oleh pesepak bola menunjukkan perubahan lanskap olahraga modern yang semakin dekat dengan dunia fashion. Di luar prestasi, para atlet juga membangun citra personal melalui pilihan busana dan aksesori yang dikenakan dalam berbagai kesempatan publik.
Dengan eksposur yang luas melalui pertandingan, media sosial, dan dokumentasi perjalanan, koleksi dari Hermès, Dior, Louis Vuitton, Chanel, maupun Bottega Veneta diperkirakan akan tetap menjadi bagian dari gaya para pesepak bola dunia. Fenomena tersebut menegaskan bahwa olahraga dan industri fashion mewah kini saling melengkapi dalam membentuk citra atlet modern.
Catatan Redaksi: Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan dokumentasi publik para pemain, kampanye resmi rumah mode, serta laporan media fashion internasional mengenai tren gaya pesepak bola dan industri luxury fashion.
Komentar