Peneliti BRIN Siti Zuhro Sebut Korupsi di Indonesia Sudah Jadi Bencana

Peneliti BRIN Siti Zuhro Sebut Korupsi di Indonesia Sudah Jadi Bencana
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro.

Frame Daily, Jakarta - Korupsi di Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi moral pejabat publik saat berbicara di Universitas Paramadina.

Dalam pernyataannya, Siti Zuhro menilai praktik korupsi di Indonesia sudah berada pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. Ia bahkan menyebut korupsi sebagai “bencana” yang dampaknya semakin luas terhadap kehidupan masyarakat dan jalannya pemerintahan.

“Jadi menurut saya serius sekali ya, korupsi di Indonesia ini sudah bencana yang sangat luar biasa,” tegas Siti Zuhro.

Suasana Hening Saat Siti Zuhro Bicara Soal Korupsi

Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta diskusi yang langsung terdiam mendengarkan pandangannya. Dengan nada lirih, Siti Zuhro mengaku sedih melihat kondisi politik dan pemerintahan saat ini.

Ia beberapa kali tampak menundukkan kepala sambil membaca catatan di podium. Ekspresi kecewa terlihat jelas ketika membahas fenomena korupsi yang menurutnya semakin merusak moral pejabat negara.

“Saya tidak ingin membahas itu, soalnya sedih jadinya. Serius banget, serius banget,” ujarnya.

Kritik Tajam untuk Pejabat yang Hanya Mengejar Kekayaan

Siti Zuhro menilai orientasi sebagian pejabat saat ini telah bergeser. Jabatan publik, menurutnya, tidak lagi dipandang sebagai amanah untuk mengabdi kepada masyarakat, melainkan sebagai jalan mencari keuntungan pribadi.

“Nawaitunya menjadi pejabat, menjadi apa pun, ternyata untuk kaya gitu kan. Bukan untuk berdedikasi diri,” sindirnya.

Ucapan tersebut langsung menarik perhatian peserta yang hadir. Kritik itu dianggap menggambarkan keresahan masyarakat terhadap maraknya kasus korupsi yang melibatkan pejabat negara dalam beberapa tahun terakhir.

Korupsi Dinilai Jadi Krisis Moral Elite Kekuasaan

Menurut Siti Zuhro, persoalan korupsi tidak hanya merugikan negara secara ekonomi, tetapi juga menunjukkan adanya krisis moral di kalangan elite kekuasaan.

Ia mengaku prihatin melihat kondisi tersebut dan mempertanyakan bagaimana praktik semacam itu bisa terus terjadi.

“Ini yang mungkin menjadi keprihatinan kita. Saya sempat kejar tadi, kok bisa seperti itu?” katanya.

Di akhir penyampaiannya, suasana sempat mencair ketika Siti Zuhro melempar senyum tipis sebelum kembali mengungkapkan kekesalannya.

“Aduh, luar biasa,” keluhnya.

Sorotan Publik terhadap Kasus Korupsi

Pernyataan Siti Zuhro menjadi perhatian publik di tengah meningkatnya sorotan terhadap berbagai kasus korupsi yang menyeret sejumlah pejabat negara. Kritik tersebut juga memicu diskusi luas di media sosial mengenai pentingnya integritas dan moralitas dalam pemerintahan.

Banyak pihak menilai pernyataan itu mencerminkan keresahan masyarakat yang mulai kehilangan kepercayaan terhadap pejabat publik akibat maraknya praktik korupsi di berbagai sektor.

Korupsi pun kembali menjadi isu besar yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat.

Ditulis oleh CO

Komentar