Frame Daily, Jakarta - Pertandingan sengit di babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua tim tangguh dari benua Amerika akhirnya selesai digelar. Bermain di hadapan publik sendiri yang memadati Estadio Azteca, laga penentu ini menghadirkan atmosfer luar biasa sejak menit pertama. Untuk Anda yang mencari informasi terkini mengenai hasil pertandingan tersebut, skor Meksiko vs Ekuador berakhir dengan kemenangan meyakinkan 2-0 untuk tim tuan rumah, sekaligus memastikan langkah El Tri melaju ke babak 16 besar.
Sejak peluit babak pertama ditiup oleh wasit Slavko Vincic, tim nasional Meksiko langsung mengambil inisiatif serangan demi mengamankan tiket fase gugur. Didukung oleh lebih dari 80 ribu suporter fanatik yang memadati stadion bersejarah di Mexico City tersebut, anak asuh Javier Aguirre tampil sangat dominan. Aliran bola dari kaki ke kaki yang diperagakan oleh para gelandang Meksiko membuat barisan pertahanan Ekuador kewalahan dan terpaksa bermain bertahan di area mereka sendiri.
Dominasi total tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis ketika laga baru berjalan 22 menit. Melalui skema serangan balik yang sangat rapi dan cepat, Roberto Alvarado mengirimkan umpan matang ke arah lini depan. Julián Quiñones yang melakukan pergerakan cerdik berhasil mengonversi peluang tersebut lewat sebuah sepakan keras yang menghujam pojok atas gawang Ekuador. Gol cantik ini sontak membuat seisi stadion bergemuruh hebat dan merubah papan skor Meksiko vs Ekuador menjadi 1-0.

Tidak butuh waktu lama bagi Meksiko untuk kembali menegaskan keunggulan mereka di babak pertama ini. Memasuki menit ke-31, kesalahan fatal dilakukan oleh lini belakang La Tri akibat gagal mengantisipasi tekanan tinggi dari penyerang Meksiko. Julián Quiñones yang tampil on-fire kembali menjadi aktor penting dengan mengirimkan assist akurat kepada penyerang senior, Raúl Jiménez. Tanpa kesulitan berarti, Jiménez melepaskan tendangan terukur yang gagal dihalau kiper Hernán Galíndez, merubah kedudukan menjadi 2-0.
Ekuador yang tertinggal dua gol mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan mereka di sisa waktu babak pertama. Dipimpin oleh kapten Enner Valencia dan pergerakan agresif dari Nilson Angulo di sektor sayap, mereka sesekali merepotkan lini belakang tuan rumah. Peluang emas sempat didapatkan oleh John Yeboah menjelang akhir paruh pertama, namun kesigapan penjaga gawang Meksiko, Raúl Rangel, berhasil mementahkan peluang tersebut dan menjaga keperawanan gawangnya hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Ekuador, Sebastián Beccacece, melakukan sejumlah pergantian taktik demi mengejar ketertinggalan. Ekuador mulai lebih banyak menguasai bola dan mendikte permainan di lini tengah. Kendati demikian, organisasi pertahanan Meksiko yang dipimpin oleh César Montes dan Johan Vásquez tampil sangat disiplin dan solid. Rapatnya barisan belakang El Tri membuat setiap upaya penetrasi dari Moisés Caicedo dan kolega selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.

Frustrasi karena kesulitan menembus pertahanan lawan, tensi pertandingan justru semakin memanas menjelang akhir babak kedua. Beberapa pelanggaran keras terjadi yang berujung pada hujan kartu dari kantong wasit. Puncaknya, Ekuador harus bermain dengan 10 orang di masa injury time setelah bek andalan mereka, Piero Hincapié, diganjar kartu merah langsung menyusul tinjauan VAR atas pelanggaran berat yang dilakukannya.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua kesebelasan. Kepastian skor Meksiko vs Ekuador tetap bertahan di angka 2-0 untuk kemenangan skuad El Tri.
Dengan hasil impresif ini, Meksiko sukses mempertahankan rekor cleansheet mereka sepanjang turnamen dan berhak melangkah ke babak 16 besar untuk menghadapi tantangan berikutnya, sementara perjuangan heroik Ekuador di panggung Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak 32 besar ini.

Komentar