Mata Lelah karena Gadget, Bisa Memicu Gangguan Penglihatan, Kenali Gejalanya

Mata Lelah karena Gadget, Bisa Memicu Gangguan Penglihatan, Kenali Gejalanya
Foto AI : framedaily.id

Frame Daily, JAKARTA - Penggunaan gadget dalam waktu lama kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Aktivitas bekerja di depan komputer, bermain ponsel, hingga menonton layar berjam-jam membuat kasus mata lelah semakin sering dialami masyarakat.

Dokter menyebut paparan layar digital berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan mata jika tidak diimbangi pola istirahat yang baik.

Dalam dunia medis, kondisi mata lelah akibat penggunaan perangkat digital dikenal sebagai Computer Vision Syndrome atau CVS.

terjadi ketika mata bekerja terlalu keras akibat menatap layar dalam waktu lama tanpa jeda.

Apa Itu Computer Vision Syndrome?

Computer Vision Syndrome adalah kumpulan gangguan pada mata dan penglihatan akibat penggunaan perangkat digital secara terus-menerus.

Saat menatap layar, mata dipaksa fokus lebih lama sehingga otot mata menjadi tegang. Selain itu, frekuensi berkedip juga menurun sehingga mata lebih cepat kering.

Paparan cahaya biru atau blue light dari layar gadget juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada mata.

Gejala Mata Lelah yang Sering Dialami

Keluhan akibat terlalu lama menggunakan gadget sering muncul secara perlahan dan dianggap sepele.

1. Mata Terasa Kering

Penggunaan gadget dalam waktu lama membuat frekuensi berkedip menurun sehingga produksi air mata berkurang.

Kondisi ini menyebabkan mata terasa perih, panas, atau seperti berpasir.

2. Pandangan Kabur

Otot mata yang terus bekerja dapat menyebabkan penglihatan sementara menjadi kabur atau sulit fokus.

3. Mata Merah

Iritasi akibat kelelahan mata dapat membuat pembuluh darah kecil di mata melebar sehingga mata tampak merah.

4. Sakit Kepala

Terlalu lama menatap layar dapat memicu ketegangan otot mata dan sakit kepala, terutama di area dahi dan sekitar mata.

5. Nyeri Leher dan Bahu

Posisi duduk yang salah saat menggunakan gadget juga dapat menyebabkan nyeri leher dan bahu.

Penyebab Mata Cepat Lelah

Dokter menyebut beberapa faktor berikut menjadi penyebab utama gangguan mata akibat gadget:

  • terlalu lama menatap layar
  • pencahayaan ruangan buruk
  • jarak layar terlalu dekat
  • kurang berkedip
  • penggunaan gadget sebelum tidur
  • ukuran tulisan terlalu kecil
  • paparan cahaya biru berlebihan

Selain itu, penggunaan gadget di ruangan gelap juga membuat mata bekerja lebih keras.

Istilah Kedokteran yang Perlu Diketahui

  • Computer Vision Syndrome (CVS): gangguan mata akibat penggunaan layar digital.
  • Blue Light: cahaya biru dari layar gadget yang dapat memengaruhi mata dan kualitas tidur.
  • Dry Eye Syndrome: kondisi mata kering akibat kurangnya produksi air mata.
  • Asthenopia: istilah medis untuk mata lelah.
  • Retina: lapisan mata yang menangkap cahaya dan mengirim sinyal ke otak.

Bahaya Penggunaan Gadget Berlebihan

Jika dibiarkan terus-menerus, kebiasaan menggunakan gadget tanpa istirahat dapat meningkatkan risiko:

  • mata kering kronis
  • gangguan fokus penglihatan
  • sakit kepala berulang
  • gangguan tidur
  • penurunan kualitas penglihatan
  • peningkatan mata minus

Dokter menegaskan bahwa penggunaan layar digital dalam jangka panjang perlu diimbangi pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan mata.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi kelelahan mata:

  • menerapkan aturan 20-20-20
  • mengurangi screen time
  • menjaga jarak layar
  • menggunakan pencahayaan cukup
  • rutin berkedip
  • menghindari gadget sebelum tidur
  • mengonsumsi makanan kaya vitamin A

Aturan 20-20-20 berarti setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami:

  • mata merah berkepanjangan
  • pandangan kabur terus-menerus
  • sakit kepala berat
  • mata sangat kering
  • nyeri mata
  • gangguan penglihatan mendadak

Pemeriksaan mata baiknya di lakukan secara rutin terutama bagi pekerja yang setiap hari menggunakan komputer atau gadget dalam waktu yang cukup lama.

Di rangkum dari berbagai sumber: Mayo Clinic, Cleveland Clinic, Kementerian Kesehatan RI, Halodoc, Alodokter,

Ditulis oleh Shidarta

Komentar