Frame Daily, Denpasar - Di tengah semakin ketatnya persaingan bisnis kuliner, cita rasa saja tidak lagi cukup untuk menarik perhatian pelanggan. Konsumen kini juga semakin memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan kualitas produk sebelum memutuskan membeli. Bagi pelaku UMKM kuliner, menjaga keamanan pangan menjadi nilai tambah yang dapat memperkuat kepercayaan sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Komitmen tersebut terlihat pada penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Berdasarkan hasil pengujian cepat terhadap berbagai sampel makanan, seluruh produk UMKM kuliner yang diperiksa dinyatakan bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan metanil yellow.
"Dari hasil pengujian cepat kami tadi, diperoleh hasil bahwa tidak ada bahan berbahaya yang ditambahkan pada makanan yang dijual di area kuliner PKB kali ini, untuk pedagang tahap dua aman," kata Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Denpasar, Ni Putu Ekayani.
Kepercayaan Konsumen Dibangun dari Kualitas
Dalam kegiatan pemeriksaan tersebut, sejumlah produk seperti kerupuk, ikan teri, sate cumi, sambal terasi, bakso, tahu, sate ikan, es biji, mie basah, hingga laklak sebagai jajanan khas Bali menjadi sampel pengujian.
Jenis makanan tersebut dipilih karena termasuk kategori yang berpotensi disalahgunakan dengan penambahan bahan kimia berbahaya. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel memenuhi aspek keamanan pangan.
Bagi pelaku UMKM, hasil tersebut menjadi bukti bahwa kualitas produk tidak hanya diukur dari rasa, tetapi juga dari komitmen menjaga keamanan pangan sejak proses produksi hingga penyajian.
Standar Kebersihan Semakin Meningkat
Selain memastikan makanan bebas dari bahan kimia berbahaya, pemeriksaan juga mencakup aspek kebersihan dan keamanan selama proses pengolahan.
Jika pada kloter pertama masih ditemukan pelaku usaha yang belum menggunakan perlengkapan seperti celemek, sarung tangan, masker, dan penutup kepala, pada kloter kedua kondisi tersebut telah mengalami perbaikan.
Penggunaan alat pelindung diri, tempat sampah tertutup, serta penyimpanan makanan yang lebih higienis membantu mengurangi risiko kontaminasi fisik maupun biologis selama proses penjualan.
Perbaikan tersebut menunjukkan bahwa edukasi mengenai keamanan pangan mulai diterapkan dengan lebih baik oleh para pelaku UMKM kuliner.
Keamanan Pangan Menjadi Investasi Usaha
Keamanan pangan bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan usaha.
Produk yang aman akan lebih mudah membangun kepercayaan pelanggan, memperoleh ulasan positif, hingga meningkatkan peluang pembelian ulang. Dalam industri kuliner yang sangat mengandalkan reputasi, satu pengalaman buruk dapat memengaruhi kepercayaan konsumen terhadap sebuah merek.
Karena itu, penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan perlu menjadi bagian dari budaya usaha, bukan hanya dilakukan ketika ada pemeriksaan.
UMKM Lokal Terus Tingkatkan Standar
Tahun ini terdapat 72 lapak UMKM kuliner yang berpartisipasi dalam Pesta Kesenian Bali 2026 dan dibagi ke dalam dua kloter agar kawasan kuliner tetap nyaman bagi pengunjung.
Evaluasi dari pelaksanaan kloter pertama juga menjadi bahan perbaikan sehingga penerapan standar kebersihan pada kloter kedua berjalan lebih baik. Pemerintah daerah meyakini pelaku UMKM yang terlibat telah memiliki pengalaman dalam menjaga kualitas produk karena sebagian besar merupakan usaha lokal yang telah lama beroperasi.
Peningkatan standar tersebut menunjukkan bahwa pelaku UMKM tidak hanya berupaya menghadirkan makanan yang lezat, tetapi juga aman dikonsumsi masyarakat.
Keamanan Pangan Perkuat Daya Saing UMKM
Persaingan usaha kuliner semakin menuntut pelaku UMKM untuk memberikan lebih dari sekadar rasa yang enak. Konsumen kini mencari produk yang dibuat secara higienis, menggunakan bahan yang aman, dan diproses sesuai standar.
Keberhasilan UMKM kuliner di Pesta Kesenian Bali menjaga kualitas produknya menjadi contoh bahwa keamanan pangan dapat menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing usaha. Ketika kualitas rasa didukung oleh standar kebersihan yang baik, kepercayaan pelanggan akan tumbuh, dan peluang usaha untuk berkembang pun semakin terbuka.
Komentar