Frame Daily, Jakarta - Menjelang peringatan 10 tahun debut BLACKPINK yang jatuh pada 8 Agustus mendatang, gelombang kekecewaan mendalam melanda komunitas penggemar global, BLINK. Para penggemar merasa diabaikan karena hingga saat ini tidak ada tanda-tanda atau pengumuman resmi mengenai agenda spesial untuk merayakan momen bersejarah perjalanan satu dekade grup pelantun tembang Kill This Love tersebut.
Kritik tajam tidak hanya berdatangan dari penggemar internasional, tetapi juga komunitas penggemar di Korea Selatan yang secara terbuka mengecam YG Entertainment. Pihak agensi dinilai gagal menghadirkan konten khusus, proyek comeback, maupun perilisan single perayaan. Ketegangan semakin meningkat lantaran janji promosi aktif untuk album DEADLINE yang sebelumnya sempat disampaikan agensi hingga kini tidak terealisasi sama sekali.
Kekecewaan ini menjadi perbincangan hangat di berbagai forum jejaring sosial dan komunitas daring Korea Selatan, salah satunya Theqoo. Banyak penggemar menyuarakan rasa frustrasi dan menilai posisi mereka hanya dimanfaatkan sebagai penopang finansial serta penggenjot angka penayangan (streaming), tanpa mendapatkan apresiasi atau karya balasan yang sepadan dari pihak manajemen maupun grup.
Di sisi lain, publik menyoroti kondisi para anggota BLACKPINK yang kini bernaung di bawah manajemen individu yang berbeda-beda. Hal tersebut memicu perdebatan mengenai komitmen dan inisiatif pribadi dari masing-masing personel untuk meluangkan waktu bersama, mengingat koordinasi antar-agensi membutuhkan dorongan kuat dari para anggota itu sendiri.
Tuntutan dari basis penggemar sebenarnya tergolong amat mendasar untuk ukuran grup papan atas dunia. Sebagian besar BLINK menyatakan tidak mengharapkan konser berskala besar, melainkan sekadar interaksi langsung seperti siaran live bersama empat anggota atau acara pemutaran fanmeeting sederhana untuk merawat keterikatan emosional yang telah terbangun selama sepuluh tahun.
Sikap pasif dalam menyikapi momen krusial satu dekade ini dikhawatirkan dapat berdampak buruk terhadap keberlangsungan basis penggemar BLACKPINK dalam jangka panjang. Alasan kesibukan agenda individu dinilai tidak lagi relevan, dan abainya manajemen terhadap momentum perayaan ini berpotensi mengikis tingkat loyalitas penggemar secara signifikan.
Artikel terkait : Jennie BLACKPINK Isyaratkan Hiatus Usai Peluncuran Album Kedua dan Tur Festival
Komentar