Frame Daily, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kembali mengumumkan penerima penghargaan Labbaitom Awards 2026, sebuah ajang yang memberikan apresiasi kepada negara-negara dengan layanan dan pengelolaan jemaah haji terbaik di dunia.
Dalam daftar penerima penghargaan yang dirilis, Indonesia belum masuk sebagai salah satu negara peraih penghargaan, baik pada kategori utama maupun penghargaan khusus.
Penghargaan tertinggi kategori Diamond (Berlian) atau tingkat terbaik global kembali diraih Malaysia. Negara jiran tersebut berhasil mempertahankan predikat sebagai misi haji terbaik dunia untuk tahun kelima berturut-turut.
Selain Malaysia, penghargaan kategori Diamond juga diberikan kepada Ethiopia dan Irak.
Sementara itu, kategori Gold (Emas) diraih Turki, Komoro, dan Djibouti. Kategori Silver (Perak) diberikan kepada Mesir, Kesultanan Oman, dan Maroko. Adapun kategori Bronze (Perunggu) diraih Singapura, Tunisia, dan Aljazair.
Arab Saudi Nilai Kualitas Pelayanan Jemaah
Labbaitom Awards merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kepada misi haji negara-negara peserta berdasarkan kualitas pelayanan kepada jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.
Penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator, mulai dari manajemen pra-haji, operasional di Tanah Suci, integrasi teknologi digital, hingga kedisiplinan dan pelayanan jemaah di lapangan.

Baca Selengkapnya
Selain kategori utama, Arab Saudi juga memberikan penghargaan khusus kepada Pakistan untuk kategori manajemen kerumunan dan akomodasi responsif di Mina dan Arafah.
India turut memperoleh penghargaan khusus atas koordinasi dan komunikasi pelayanan jemaah melalui pemanfaatan aplikasi digital dan teknologi gelang pintar.
Jadi Catatan Evaluasi Pelayanan Haji
Tidak masuknya Indonesia dalam daftar penerima penghargaan menjadi perhatian tersendiri mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia.
Pengumuman tersebut juga muncul di tengah sejumlah sorotan terhadap pelayanan jemaah Indonesia selama musim haji 2026. Sebelumnya, Tim Pengawas Haji DPR RI menemukan berbagai persoalan di Mina, mulai dari keterlambatan distribusi makanan, kepadatan tenda, hingga keterbatasan fasilitas dasar bagi jemaah.
Meski demikian, hingga saat ini pemerintah Indonesia masih terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan ibadah haji guna meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya.
Labbaitom Awards sendiri menjadi salah satu tolok ukur internasional dalam menilai kualitas tata kelola, pelayanan, serta inovasi yang diberikan setiap negara kepada jemaah haji selama berada di Arab Saudi.

Komentar