Frame daily, Jakarta - Harga BBM non-subsidi berpeluang turun setelah harga minyak mentah dunia mengalami pelemahan dalam beberapa pekan terakhir. PT Pertamina (Persero) menyatakan penyesuaian harga tetap dimungkinkan apabila tren penurunan harga minyak berlanjut.
Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Agustus 2026 ditutup di level 73,15 dolar AS per barel pada Senin (29/6/2026). Dibandingkan akhir Mei 2026 yang berada di kisaran 93 dolar AS per barel, harga Brent telah turun hampir 27 persen.
Pertamina Buka Peluang Penyesuaian
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, mengatakan harga BBM non-subsidi ditetapkan berdasarkan formula yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia.
Menurut Robert, apabila tren penurunan harga minyak terus berlanjut, peluang penyesuaian harga BBM tetap terbuka.
"Apabila harga minyak dunia seiring waktu terus menurun, maka potensi penurunan harga BBM non-subsidi seperti yang sudah terjadi pada BBM non-subsidi jenis solar dapat dilakukan," ujar Robert.
Namun, ia menegaskan belum ada keputusan mengenai kapan penyesuaian harga tersebut akan diberlakukan.
Mengapa Harga BBM Belum Turun?
Meski harga minyak dunia turun cukup tajam, perubahan harga BBM tidak dilakukan secara otomatis.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menjelaskan harga BBM yang berlaku saat ini masih mengacu pada rata-rata harga minyak dunia dalam periode sebelumnya, ketika harga minyak sempat berada di kisaran 80 dolar AS per barel akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.
Karena menggunakan mekanisme evaluasi berkala, perubahan harga minyak global baru akan tercermin pada harga BBM setelah melalui proses perhitungan sesuai ketentuan.
Faktor Penentu Harga BBM
Selain harga minyak mentah dunia, penetapan harga BBM juga dipengaruhi sejumlah faktor lain.
Beberapa di antaranya meliputi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya distribusi, biaya operasional, hingga kondisi geopolitik yang memengaruhi pasokan energi dunia.
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Pertamina masih melakukan evaluasi sebelum menetapkan harga BBM non-subsidi untuk periode berikutnya.
Masyarakat Masih Menunggu Keputusan
Penurunan harga minyak mentah dunia memberikan peluang bagi penyesuaian harga BBM non-subsidi. Meski demikian, hingga kini Pertamina belum mengumumkan perubahan harga secara resmi.
Masyarakat masih menunggu hasil evaluasi perusahaan mengenai kemungkinan penyesuaian harga BBM apabila tren penurunan harga minyak dunia terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
Komentar