Frame Daily, Jakarta – Gangguan operasional LRT Jabodebek terjadi di Stasiun Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Rangkaian LRT Jabodebek tujuan Harjamukti tertahan lebih dari 15 menit saat petugas melakukan pemeriksaan dan penanganan gangguan.
Gangguan tersebut terjadi pada trainset seri INKA iE203. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, petugas melakukan penanganan terhadap benda yang diduga berada di area rel sehingga perjalanan kereta harus dihentikan sementara.
Untuk mendukung proses pemeriksaan, aliran listrik pada jalur terkait dilakukan penghentian sementara sesuai prosedur keselamatan. Kondisi tersebut menyebabkan rangkaian kereta mengalami keterlambatan perjalanan di Stasiun Cawang.
Kereta Tujuan Harjamukti Tertahan
Gangguan LRT Jabodebek membuat penumpang di dalam rangkaian tujuan Harjamukti harus menunggu selama proses pemeriksaan berlangsung. Petugas di lapangan melakukan pengecekan untuk memastikan jalur perjalanan dalam kondisi aman sebelum operasional kembali dilanjutkan.
Stasiun Cawang menjadi salah satu titik penting dalam jaringan LRT Jabodebek karena melayani mobilitas penumpang menuju sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, terutama pada jam sibuk perjalanan.
Penyebab Gangguan Masih Menunggu Pemeriksaan
Berdasarkan informasi awal, gangguan diduga berkaitan dengan adanya benda di area rel. Namun, penyebab pasti gangguan masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak pengelola LRT Jabodebek.
Setiap gangguan operasional pada sistem transportasi massal akan melalui proses pemeriksaan untuk memastikan aspek keselamatan perjalanan dan mencegah gangguan serupa terjadi kembali.
Pengelola Lakukan Penanganan
Pihak pengelola LRT Jabodebek melakukan koordinasi di lapangan untuk menangani gangguan tersebut dan memastikan perjalanan kembali berjalan sesuai prosedur.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan masih berlangsung. Informasi mengenai kondisi perjalanan, penyebab gangguan, dan normalisasi layanan akan diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari pihak terkait.
Komentar