Frame Daily, jakarta - Pertandingan pembuka Grup L Piala Dunia 2026 menyajikan salah satu duel paling mendebarkan tahun ini. Bertempat di Dallas Stadium, Texas, raksasa Eropa Inggris sukses menumbangkan perlawanan sengit Kroasia. Pertemuan sarat gengsi ini menjadi panggung adu taktik yang luar biasa, di mana jual beli serangan terjadi sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit. Bagi para pencinta sepak bola, informasi mengenai skor England vs Coroatia menjadi perbincangan hangat di berbagai lini massa media sosial.
Laga baru berjalan dua belas menit ketika Inggris langsung membuka keunggulan melalui titik putih. Winger muda Noni Madueke dijatuhkan oleh gelandang veteran Luka Modric di dalam kotak penalti. Sang kapten, Harry Kane, maju sebagai eksekutor. Meski tendangan pertamanya sempat ditepis oleh kiper Dominik Livakovic, wasit meminta penalti diulang akibat adanya pelanggaran pergeseran posisi pradini dari lini bertahan Kroasia. Pada kesempatan kedua, Kane tidak menyia-nyiakan peluang dan sukses membawa Inggris unggul 1-0.
Kroasia yang tertinggal tidak tinggal diam dan perlahan mulai keluar menyerang. Melalui kerja sama apik di lini tengah, tim asuhan Zlatko Dalic berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-36. Gelandang berbakat Martin Baturina melepaskan tembakan melengkung indah kaki kanan ke pojok gawang yang gagal dijangkau sepenuhnya oleh Jordan Pickford. Namun, kegembiraan publik Kroasia tidak bertahan lama karena enam menit berselang, Harry Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan mematikan memanfaatkan umpan sepak pojok Declan Rice. Gol tersebut sekaligus menyamai rekor gol legendaris Gary Lineker untuk Inggris di ajang Piala Dunia.
Drama babak pertama belum usai. Ketika laga memasuki masa injury time (45+5'), Kroasia kembali mengejutkan lini pertahanan anak asuh Thomas Tuchel. Melalui skema serangan balik cepat, Ivan Perisic mengirimkan umpan matang lewat sundulan yang langsung disambar dengan tendangan voli ciamik oleh penyerang Petar Musa. Gol telat ini memaksa babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang sama kuat 2-2, sekaligus membuat tensi pertandingan semakin memanas menuju babak kedua.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan cepat untuk kembali mengendalikan permainan. Hasilnya instan, hanya dua menit setelah kick-off babak kedua dimulai, Jude Bellingham melakukan aksi individu memukau dari sisi sayap kanan. Pemain bernomor punggung 10 tersebut melepaskan tembakan mendatar yang bersarang rendah di sudut gawang Livakovic, merubah skor menjadi 3-2. Gol dari Bellingham ini membakar semangat juang armada Tiga Singa untuk terus mengurung pertahanan lawan.
Kroasia mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan beberapa pemain pengganti termasuk Mateo Kovacic, namun kokohnya lini tengah Inggris membuat aliran bola mereka kerap terputus. Kiper Kroasia, Dominik Livakovic, sebenarnya tampil luar biasa dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang demi menjaga asa timnya. Namun, petaka bagi Kroasia akhirnya datang pada menit ke-85. Pemain pengganti Marcus Rashford, yang baru masuk di babak kedua, berhasil mengunci kemenangan Inggris setelah memanfaatkan ruang terbuka di lini pertahanan lawan dan mengubah skor menjadi 4-2.
Hingga sisa waktu pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta dari kedua kesebelasan. Hasil pertandingan ini memastikan Inggris mengantongi tiga poin penting di laga perdana mereka dan memimpin klasemen sementara Grup L.
Bagi Anda yang mencari kabar terbaru, skor England vs Coroatia berakhir dengan angka 4-2 untuk kemenangan mutlak Harry Kane dan kawan-kawan. Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi Kroasia untuk menatap laga selanjutnya di fase grup Piala Dunia 2026 ini.
Komentar