Bandara Husein Sastranegara Bersiap Kembali Beroperasi

Bandara Husein Sastranegara Bandung bersiap kembali melayani penerbangan komersial. Reaktivasi ditargetkan pada Agustus 2026, sementara tujuh maskapai telah mengajukan rute penerbangan dari bandara tersebut.

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Kembali Beroperasi
Frame Daily - TS

Frame Daily, Bandung — Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung, Jawa Barat, bersiap kembali melayani penerbangan komersial. Pemerintah pusat telah memutuskan reaktivasi bandara yang berada di kawasan strategis Kota Bandung tersebut untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat dan konektivitas udara Jawa Barat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan keputusan untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara pada Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Dudy, reaktivasi dilakukan lebih cepat dengan target pelaksanaan pada Agustus 2026. Bandara tersebut nantinya kembali melayani penerbangan domestik hingga internasional tingkat regional.

"Pemerintah pusat bersama dengan pemerintah daerah bersepakat untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein untuk melayani penerbangan," kata Dudy, seperti dikutip ANTARA, Rabu (22/7/2026).

Keputusan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam rencana menghidupkan kembali penerbangan komersial pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan bersama InJourney Airports telah melakukan sejumlah persiapan teknis dan operasional untuk memastikan bandara siap digunakan kembali.

Tujuh Maskapai Ajukan Operasi

Seiring dengan rencana reaktivasi tersebut, minat maskapai untuk membuka penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara terus bertambah.

Laporan RMOL Jabar pada Kamis (23/7/2026) menyebut tujuh maskapai telah mengajukan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara.

Pengajuan tersebut menjadi sinyal positif bagi rencana pengoperasian kembali bandara yang selama beberapa tahun terakhir tidak menjadi pusat penerbangan jet komersial reguler di Bandung.

Sebelumnya, InJourney Airports pada 20 Juli 2026 mengungkapkan enam maskapai telah mengajukan permohonan resmi untuk mengoperasikan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan respons maskapai terhadap rencana pengoperasian kembali Bandara Husein cukup positif.

"Hingga saat ini, enam maskapai telah mengajukan permohonan resmi untuk beroperasi," kata Arie dalam keterangan yang diterima ANTARA, Senin (20/7/2026).

Sejumlah rute yang sebelumnya telah diungkap antara lain penerbangan Citilink menuju Kualanamu, Denpasar, dan Surabaya. Sementara Super Air Jet mengajukan sejumlah rute, di antaranya Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, serta Pontianak.

Daftar rute tersebut masih dapat berkembang seiring proses pengajuan slot dan persetujuan operasional dari otoritas penerbangan.

Kesiapan Infrastruktur Terus Dikebut

Persiapan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan pada sisi udara dan sisi darat. Pemerintah bersama pengelola bandara terus memastikan berbagai fasilitas memenuhi standar keselamatan dan pelayanan penerbangan.

Kementerian Perhubungan sebelumnya menyatakan telah menyelesaikan kajian operasional dan safety assessment sebagai bagian dari persiapan reaktivasi.

Kemenhub juga mendorong InJourney Airports mempercepat pemenuhan berbagai aspek kesiapan operasional bandara.

Dalam skenario awal, Bandara Husein sempat diproyeksikan kembali melayani penerbangan komersial pada 17 September 2026. Informasi tersebut disampaikan berdasarkan kesiapan teknis yang sebelumnya disusun pengelola bandara.

Perkembangan terbaru pada Juli 2026 menunjukkan adanya percepatan. Pemerintah kini menargetkan reaktivasi pada Agustus 2026.

Akses Penerbangan dari Pusat Kota Bandung

Kembalinya penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara dinilai dapat memberikan alternatif konektivitas udara bagi masyarakat Bandung dan kawasan sekitarnya.

Lokasi bandara yang berada di wilayah Kota Bandung menjadi salah satu keunggulan dari sisi aksesibilitas. Masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka untuk penerbangan yang tersedia dari Husein.

Rencana tersebut juga diharapkan memperkuat konektivitas Jawa Barat, terutama bagi sektor pariwisata, perdagangan, bisnis, dan kegiatan ekonomi lainnya.

Dengan tujuh maskapai yang disebut telah mengajukan operasi, pilihan penerbangan dari Bandung berpotensi semakin beragam.

Meski demikian, penerbangan yang benar-benar beroperasi nantinya tetap bergantung pada proses persetujuan, kesiapan fasilitas, slot penerbangan, serta keputusan masing-masing maskapai.

Reaktivasi Jadi Momentum Perkuat Konektivitas

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara menjadi bagian dari upaya pemerintah menyesuaikan kebutuhan konektivitas udara dengan aktivitas masyarakat di Jawa Barat.

Pemerintah berharap keberadaan kembali penerbangan komersial dari Bandung dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat.

Di sisi lain, keberadaan Bandara Husein dan Bandara Kertajati dapat diarahkan untuk saling melengkapi sesuai karakteristik penerbangan dan kebutuhan penumpang.

Dengan persiapan yang terus dikebut dan minat maskapai yang meningkat, masyarakat kini menunggu kepastian jadwal penerbangan serta daftar rute yang akan resmi beroperasi.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai target, Bandara Husein Sastranegara akan kembali menjadi salah satu pintu utama konektivitas udara dari Kota Bandung mulai Agustus 2026.

Ditulis oleh T.S

Komentar