Frame Daily, Jakarta – Pengguna Tol Cipularang dan Padaleunyi diminta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan pada pekan ini. PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melanjutkan pekerjaan pemeliharaan jalan di sejumlah titik mulai 5 hingga 11 Juli 2026, sehingga beberapa lajur ditutup sementara demi mendukung proses rekonstruksi perkerasan, pengecatan marka jalan, dan perbaikan pembatas jalan.
Program pemeliharaan Tol Cipularang dan Padaleunyi dilaksanakan oleh Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan berkala guna menjaga kondisi jalan tetap optimal sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Agus Susilo menjelaskan pekerjaan di Tol Cipularang dan Padaleunyi telah dijadwalkan sejak Minggu (5/7) hingga Sabtu (11/7). Seluruh pekerjaan dilakukan dengan pengamanan area kerja, pengaturan arus lalu lintas, serta pemasangan rambu-rambu sesuai prosedur keselamatan.
Pemeliharaan Tol Cipularang dan Padaleunyi mencakup pekerjaan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur utama kendaraan pribadi maupun angkutan logistik. Selama proses berlangsung, lajur yang menjadi lokasi pekerjaan tidak dapat dilalui, sedangkan lajur lainnya tetap dibuka agar arus kendaraan tetap berjalan.
Jasa Marga menegaskan pekerjaan di Tol Cipularang dan Padaleunyi merupakan bentuk komitmen menjaga kualitas infrastruktur agar tetap andal, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Perusahaan juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, memperhatikan rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama melintasi area pekerjaan.
“Melalui kegiatan preservasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Jasa Marga terus berupaya memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang melintasi koridor strategis Cipularang dan Padaleunyi,” kata Agus Susilo dalam keterangan tertulis yang dikutip ANTARA, Senin (6/7).
Agus juga memastikan seluruh aspek keselamatan telah dipersiapkan selama pekerjaan berlangsung.
“Selama pekerjaan berlangsung pihaknya telah menyiapkan pengamanan area kerja, pengaturan lalu lintas, serta penempatan rambu-rambu sesuai standar guna mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Agus Susilo, sebagaimana dikutip ANTARA.
Pemeliharaan Difokuskan di Sejumlah Titik
Pada ruas Tol Cipularang arah Bandung, pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilakukan di lajur bahu luar KM 73+163 hingga KM 76+780 pada dua titik, lajur 1 KM 83+784 hingga KM 83+944 sebanyak dua titik, serta lajur bahu luar KM 117+558 hingga KM 117+658. Seluruh pekerjaan berlangsung mulai 5 Juli pukul 11.00 WIB hingga 11 Juli 2026 pukul 14.00 WIB.
Untuk arah Jakarta, rekonstruksi perkerasan dilaksanakan di lajur 1 KM 70+020 hingga KM 69+835 sebanyak tiga titik. Pekerjaan pembatas jalan juga dilakukan di KM 99+480 Ramp 4 Darangdan, On Ramp Jatiluhur sisi kanan, dan Ramp 1 Jatiluhur sisi kiri arah Bandung dengan jadwal yang sama.
Di ruas Tol Padaleunyi, rekonstruksi perkerasan dilaksanakan pada Off Ramp Buah Batu, Off Ramp Mohammad Toha, Off Ramp Kopo, Off Ramp Pasteur, serta KM 123+517 hingga KM 123+497. Seluruh lokasi menjadi fokus perbaikan guna meningkatkan kualitas permukaan jalan yang menjadi akses utama menuju Kota Bandung dan sekitarnya.
Pekerjaan pengecatan marka jalan juga dilakukan di arah Cileunyi pada KM 131+674 hingga KM 138+642 sebanyak empat titik, serta KM 140+384 hingga KM 142+456 sebanyak dua titik. Untuk arah Padalarang, pekerjaan berlangsung di KM 155+547 hingga KM 147+280 pada lajur bahu dalam dan lajur 2.
Imbauan Bagi Pengguna Jalan
Jasa Marga memastikan tidak ada penutupan total selama pekerjaan berlangsung. Sistem lalu lintas tetap dioperasikan dengan memanfaatkan lajur yang tidak terdampak pekerjaan sehingga kendaraan masih dapat melintas.
Kondisi tersebut membuat pengguna jalan diimbau mengatur waktu perjalanan, terutama pada jam-jam padat. Pengemudi juga disarankan menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta menghindari perpindahan lajur secara mendadak ketika mendekati area pekerjaan.
Sejumlah media nasional, termasuk ANTARA, melaporkan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari pemeliharaan berkala yang telah dilakukan secara berkelanjutan pada ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi. Program serupa juga telah berlangsung selama sepekan sebelumnya sebagai bagian dari preservasi jalan tol.
Informasi mengenai pekerjaan pemeliharaan turut disampaikan Jasa Marga melalui kanal resmi perusahaan agar pengguna jalan dapat menyesuaikan rencana perjalanan. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Perkembangan Terbaru
Hingga Senin (6/7), seluruh pekerjaan pemeliharaan masih berlangsung sesuai jadwal dan ditargetkan selesai pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 14.00 WIB. Jasa Marga memastikan seluruh aktivitas dilakukan tanpa penutupan total ruas tol sehingga mobilitas masyarakat tetap terjaga.
Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pekerjaan. Pengguna jalan diminta terus memantau informasi lalu lintas terbaru melalui kanal resmi Jasa Marga dan mengikuti arahan petugas di lapangan hingga seluruh rangkaian pemeliharaan di ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi selesai dilaksanakan.
Komentar