Frame Daily, Jakarta – Selama bertahun-tahun, password atau kata sandi menjadi cara utama untuk mengamankan akun digital. Namun, metode ini juga memiliki kelemahan, seperti mudah ditebak, dicuri melalui phishing, atau bocor akibat kebocoran data.
Sebagai alternatif, sejumlah perusahaan teknologi kini mulai mengadopsi passkey, sebuah metode autentikasi yang diklaim lebih aman sekaligus lebih praktis.
Dilansir dari Google, Apple, Microsoft, dan FIDO Alliance, passkey merupakan sistem masuk akun tanpa menggunakan password. Sebagai gantinya, pengguna melakukan verifikasi identitas melalui sidik jari, pengenalan wajah (Face ID), PIN perangkat, atau metode autentikasi biometrik lainnya.
Bagaimana Cara Kerja Passkey?
Passkey menggunakan teknologi kriptografi kunci publik (public key cryptography).
Saat pengguna membuat passkey, perangkat akan menghasilkan sepasang kunci digital:
- Kunci privat, yang tersimpan aman di perangkat pengguna dan tidak pernah dikirim ke internet.
- Kunci publik, yang disimpan oleh layanan atau situs web sebagai alat untuk memverifikasi identitas pengguna.
Karena kunci privat tidak pernah meninggalkan perangkat, risiko pencurian kredensial menjadi jauh lebih kecil dibandingkan password biasa.
Mengapa Passkey Dinilai Lebih Aman?
Menurut FIDO Alliance, passkey memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:
- Tahan terhadap serangan phishing.
- Tidak perlu mengingat password yang rumit.
- Risiko kebocoran data lebih rendah.
- Proses login lebih cepat dan praktis.
- Mendukung autentikasi biometrik yang telah tersedia di sebagian besar smartphone modern.
Siapa Saja yang Sudah Mendukung Passkey?
Sejumlah perusahaan teknologi besar telah mengadopsi teknologi ini, di antaranya:
- Apple
- Microsoft
- Amazon
- PayPal
- GitHub
Daftar layanan yang mendukung passkey terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan akan keamanan digital.
Apakah Password Akan Hilang?
Meski adopsi passkey terus berkembang, password belum akan sepenuhnya ditinggalkan dalam waktu dekat. Banyak layanan masih menyediakan kedua metode tersebut agar pengguna dapat bertransisi secara bertahap.
Para pakar keamanan siber memprediksi passkey akan semakin banyak digunakan dalam beberapa tahun ke depan karena mampu mengurangi risiko serangan siber yang menargetkan kata sandi.
Passkey menawarkan cara baru untuk masuk ke akun digital dengan mengandalkan teknologi kriptografi dan autentikasi biometrik. Selain lebih praktis, metode ini juga dinilai lebih aman dibandingkan password konvensional karena lebih tahan terhadap phishing dan kebocoran data.
Sumber: Google Security Blog, Apple Support, Microsoft Support, FIDO Alliance.
Komentar