Frame Daily, Jakarta - Huawei MatePad Air 2026 datang dengan ambisi yang semakin jelas: tablet bukan hanya untuk menonton video atau membaca, tetapi juga menjadi perangkat kerja. Bodinya 5,3 mm dengan bobot sekitar 509 gram, lalu bisa dipasangkan dengan keyboard dan mouse untuk membentuk setup yang lebih menyerupai laptop.
Huawei juga membekali tablet ini dengan RAM 8GB, storage 256GB, HarmonyOS 4.3, USB 3.1 Gen 1, Wi-Fi 7 dan baterai 10.100 mAh dengan pengisian hingga 66W.
Pertanyaannya sederhana untuk bekerja, apakah MatePad Air 2026 lebih masuk akal daripada laptop? Jawabannya bergantung pada jenis pekerjaan.
Untuk Dokumen dan Meeting, Tablet Mulai Masuk Akal
Untuk pekerjaan yang banyak berkutat dengan dokumen, presentasi, membaca file, email dan meeting, MatePad Air 2026 memiliki sejumlah perangkat pendukung yang membuatnya lebih dekat ke pengalaman PC.
Huawei menyediakan Smart Magnetic Keyboard, mouse Bluetooth dan dukungan PC-Level WPS Office. Fitur multitasking seperti Split Screen, Multi-Window dan Floating Window juga memungkinkan beberapa aktivitas berjalan dalam satu layar.
Untuk pekerja yang sering berpindah tempat, bobot menjadi keunggulan yang cukup jelas. Tablet sekitar 509 gram tentu lebih mudah dibawa dibanding laptop konvensional, sementara ketika menggunakan keyboard, bobot keseluruhan yang disebut Huawei sekitar 817 gram.
Layar 12 inci OLED PaperMatte beresolusi 2.800 × 1.840 piksel dengan refresh rate hingga 144 Hz juga diarahkan untuk penggunaan produktivitas sekaligus hiburan.
Artinya, untuk pekerjaan seperti menulis, membaca dokumen, presentasi, email, browsing, meeting dan pekerjaan administratif, konsep tablet-plus-keyboard semakin sulit dianggap sekadar aksesori.
Tapi Laptop Masih Punya Ruang yang Sulit Digantikan
Masalahnya muncul ketika pekerjaan mulai bergantung pada software dan workflow PC yang lebih spesifik.
MatePad Air 2026 menjalankan HarmonyOS 4.3, bukan Windows atau macOS. Artinya, keputusan membeli tablet ini sebagai pengganti laptop tidak cukup berdasarkan RAM, layar atau keyboard. Pengguna harus memastikan aplikasi yang dipakai sehari-hari tersedia dan mampu menjalankan workflow yang dibutuhkan.
Untuk pekerjaan yang membutuhkan software desktop tertentu, workflow profesional yang kompleks, pengelolaan file dalam skala besar atau aplikasi yang hanya tersedia optimal di Windows/macOS, laptop masih mempunyai posisi berbeda.
Di sinilah perbandingan MatePad Air dengan laptop sebaiknya tidak menggunakan pertanyaan “mana yang lebih bagus?”
Pertanyaan yang lebih tepat adalah:
Apakah pekerjaan saya membutuhkan PC penuh, atau sebenarnya sebagian besar pekerjaan sudah bisa dilakukan lewat tablet?
Bagi pekerja yang aktivitas utamanya dokumen, komunikasi, presentasi dan meeting, MatePad Air 2026 menawarkan kombinasi mobilitas dan produktivitas yang semakin dekat dengan laptop. Tetapi bagi pengguna yang bergantung pada software desktop tertentu, tablet belum tentu menggantikan PC.
Jadi, MatePad Air 2026 bukan sekadar mencoba membuat tablet terlihat seperti laptop. Huawei sedang menguji batas baru, seberapa jauh sebuah tablet bisa menjadi komputer kerja utama tanpa harus berbentuk laptop.
Follow akun Instagram @framedaily.id_official untuk mendapatkan berita terbaru, fakta terverifikasi, dan konteks di balik setiap peristiwa.
Komentar