Frame Daily, MUGELLO – Kabar menggembirakan datang dari pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Rider Honda Team Asia tersebut berhasil mengamankan tiket langsung ke Q2 setelah finis di posisi kesembilan pada sesi Practice Moto3 Grand Prix Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/2026).
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda setelah sebelumnya menghadapi kondisi lintasan yang sulit pada sesi FP1 akibat trek basah usai hujan deras yang mengguyur Mugello sejak pagi hari. Kondisi tersebut membuat banyak pembalap kesulitan mencatatkan waktu terbaiknya.
Pada sesi Practice yang menentukan pembagian langsung ke Q2, persaingan berlangsung sangat ketat. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mampu mencatatkan waktu yang cukup kompetitif dan menempatkan dirinya di posisi kesembilan dari seluruh peserta Moto3. Hasil tersebut membuat Veda masuk dalam kelompok 14 pembalap tercepat yang otomatis lolos ke Q2 tanpa harus melalui Q1.
Menurut laporan hasil Practice Mugello, posisi teratas ditempati oleh Scott Ogden dengan catatan waktu 1 menit 55,812 detik. Di belakangnya terdapat sejumlah nama kuat seperti Marco Morelli, Adrian Fernandez, David Muñoz, Valentin Perrone, David Almansa, Joel Esteban, Ryusei Yamanaka, dan Veda Ega Pratama.
Keberhasilan lolos langsung ke Q2 menjadi modal berharga bagi Veda untuk menghadapi sesi kualifikasi pada Sabtu. Start dari posisi yang lebih baik akan sangat menentukan peluangnya bersaing di barisan depan saat balapan utama berlangsung Minggu nanti.
Mugello Bukan Trek Asing bagi Veda
Sirkuit Mugello memiliki kenangan manis bagi Veda Ega Pratama. Sebelum tampil di Kejuaraan Dunia Moto3, pembalap berusia 17 tahun tersebut pernah meraih hasil gemilang di lintasan legendaris Italia itu saat berlaga di ajang junior internasional. Rekam jejak positif tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak pihak menilai Mugello bisa menjadi salah satu seri terbaik Veda musim ini.
Analisis performa
Lolos langsung ke Q2 menunjukkan perkembangan konsistensi Veda sepanjang musim 2026. Jika pada beberapa seri sebelumnya ia masih harus berjuang dari Q1, kali ini ia berhasil menempatkan diri di zona aman sejak hari pertama.
Karakter Mugello yang mengandalkan kecepatan di lintasan lurus panjang serta keberanian saat memasuki tikungan cepat tampaknya cocok dengan gaya balap Veda. Posisi kesembilan memang belum menempatkannya sebagai kandidat utama pole position, tetapi cukup untuk membuka peluang start dari barisan depan apabila mampu meningkatkan catatan waktunya pada Q2.
Dengan performa yang terus meningkat dan pengalaman positif di Mugello, peluang Veda untuk kembali finis di 10 besar bahkan bersaing memperebutkan podium pada Moto3 Italia 2026 tetap terbuka lebar.
Komentar