Frame Daily, Blitar – Tragedi ledakan petasan kembali memakan korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan mercon rakitan di Dusun Tekik, Desa Tampakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Peristiwa nahas itu terjadi saat sekelompok warga tengah menerbangkan balon udara di area persawahan. Balon tersebut diketahui membawa puluhan mercon rakitan yang digantung di bagian bawahnya.

Ledakan Terjadi Saat Petasan Diambil
Menurut informasi yang dihimpun, awalnya enam orang berkumpul untuk menerbangkan balon udara yang sudah dipasangi petasan rakitan. Mercon itu dirancang meledak saat balon berada di udara.
Sayangnya, sebagian besar petasan gagal meledak setelah balon diterbangkan. Situasi berubah menjadi petaka ketika korban bersama rekannya mencoba mengambil kembali mercon yang tidak meledak tersebut.
Saat proses evakuasi berlangsung, puluhan mercon tiba-tiba meledak secara bersamaan. Ledakan keras itu membuat suasana panik dan melukai beberapa orang yang berada di sekitar lokasi.
Satu Orang Meninggal Dunia
Dari enam orang yang berada di lokasi kejadian, tiga orang menjadi korban langsung ledakan tersebut.
Satu korban mengalami luka bakar serius dan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban saat ini telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif. Keduanya dilaporkan dalam kondisi sadar.
Polisi Imbau Warga Tidak Bermain Petasan
Pihak berwajib kembali mengingatkan masyarakat agar tidak bermain petasan rakitan maupun menerbangkan balon udara tanpa izin.
Selain berbahaya bagi keselamatan, aktivitas tersebut juga berisiko memicu kebakaran dan mengganggu keamanan penerbangan.
Kasus ledakan mercon di Blitar ini menjadi pengingat bahwa petasan rakitan bisa berubah menjadi ancaman mematikan dalam hitungan detik.

Komentar