Frame Daily, Jakarta - Langkah awal Tim Nasional Basket Putra Indonesia di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 harus diawali dengan ujian berat. Menghadapi tuan rumah Jepang pada pertandingan perdana Pool A di Aichi International Arena, Nagoya, Kamis (10/9/2026), skuad Merah Putih terpaksa menyerah dengan skor akhir 53-98. Dominasi permainan yang ditunjukkan oleh tim lawan sejak awal kuarter membuat Indonesia kesulitan untuk mengembangkan bentuk permainan terbaiknya sepanjang pertandingan.
Sejak tip-off babak pertama dimulai, Jepang yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri langsung menerapkan intensitas tekanan tinggi. Tembakan tiga angka cepat dari guard Jepang, Kanechika Ren, membuka keunggulan tuan rumah. Meskipun Indonesia sempat memberikan balasan melalui poin di dalam area pertahanan yang dicetak oleh Lester Prosper, alur permainan dengan cepat dikuasai oleh Jepang. Akurasi tembakan lapangan (field goals) serta kedalaman skuad lawan menjadi kunci utama melebar keunggulan.

Ketimpangan efisiensi tembakan terlihat jelas dalam statistik statistik usai laga. Jepang mencatatkan persentase tembakan lapangan mencapai 47 persen, sementara Timnas Indonesia hanya mampu mengonversi sekitar 28 persen dari total percobaan tembakan. Tekanan konstan ini berdampak pada margin skor yang terus menjauh. Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan telak Jepang 29-9.
Memasuki kuarter kedua, anak-anak asuh Timnas Indonesia mencoba membongkar pertahanan ketat tim Samurai Biru. Usaha melalui pick and roll serta pergerakan bola dari Yudha Saputera menghasilkan tambahan 12 poin bagi Merah Putih. Namun, efektivitas serangan balasan Jepang tetap tidak terbendung. Kazuma Tsuya dan rekan-rekannya merespons dengan tambahan 26 poin. Papan skor saat jeda paruh pertama menunjukkan angka 55-21 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Pada paruh kedua pertandingan, situasi belum mengalami perubahan signifikan. Pertahanan Indonesia masih sering kedokteran menghadapi pergerakan tanpa bola dan rotasi cepat lini serang Jepang. Di kuarter ketiga, Jepang konsisten menambah poin demi poin hingga memimpin jauh 75-35. Di kuarter pamungkas, pelatih kedua tim mulai banyak melakukan rotasi pemain. Indonesia berhasil mengemas 18 angka di kuarter ini, tetapi hasil akhir tetap bertahan untuk kemenangan Jepang 98-53.

Secara individu, Lester Prosper menjadi pencetak angka terbanyak untuk Indonesia dengan torehan 13 poin dan empat rebound. Guard energik Yudha Saputera turut memberikan kontribusi penting lewat sumbangan 12 poin serta tiga assist. Sementara di kubu Jepang, Kazuma Tsuya memimpin perolehan angka dengan 23 poin, disusul Kanechika Ren yang membukukan 15 poin.
Kekalahan di laga pembuka ini menempatkan Indonesia di posisi bawah klasemen sementara Pool A. Hasil pertandingan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran pelatih untuk membenahi beberapa aspek krusial.
Perjuangan skuad Merah Putih di babak penyisihan grup Asian Games 2026 belum usai. Timnas Basket Putra Indonesia dijadwalkan langsung bertanding kembali melawan tim kuat Asia lainnya, Korea Selatan, pada Jumat (11/9/2026). Laga tersebut menjadi momentum krusial bagi Indonesia untuk bangkit, memperbaiki penampilan, serta menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Komentar