Skotlandia Ukir Sejarah, Tekuk Haiti Lewat Gol Tunggal John McGinn

Skotlandia Ukir Sejarah, Tekuk Haiti Lewat Gol Tunggal John McGinn
Haiti vs Scotland Piala Dunia 2026/FIFA

Frame Daily, jakarta - Pertandingan sengit tersaji dalam matchday pertama Grup C Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Timnas Haiti melawan Timnas Skotlandia. Laga yang berlangsung di Boston Stadium, Massachusetts, ini berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan pasukan The Tartan Army. Gol tunggal dari kapten Aston Villa, John McGinn, menjadi pembeda sekaligus penentu raihan tiga poin krusial bagi Skotlandia di awal turnamen terakbar di dunia ini.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dalam tensi tinggi. Di luar dugaan, Haiti yang berstatus sebagai tim non-unggulan langsung berinisiatif mengambil kendali permainan pada lima menit pertama. Mengandalkan kecepatan sisi sayap, kombinasi Danley Jean Jacques dan Louicius Deedson sempat mengejutkan lini pertahanan Skotlandia setelah berhasil merebut bola dari Lewis Ferguson. Beruntung bagi Skotlandia, penyelesaian akhir yang terburu-buru dari barisan depan Haiti masih melebar tipis di sisi gawang yang dikawal oleh Angus Gunn.

Perlahan tapi pasti, anak asuh Steve Clarke mulai keluar dari tekanan dan membangun ritme permainan mereka sendiri. Peluang emas pertama bagi Skotlandia lahir pada menit ke-17 melalui aksi gelandang jangkar mereka, Scott McTominay. Menerima umpan pendek di luar kotak penalti, pemain Manchester United tersebut melepaskan tembakan melengkung indah yang sayangnya masih membentur tiang gawang Haiti. Supporter Skotlandia yang memadati stadion sempat bersorak sebelum akhirnya harus menahan napas kembali melihat bola muntah disapu bersih bek lawan.

Kebuntuan Pecah di Menit Ke-28

Gelombang serangan Skotlandia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28. Berawal dari skema serangan balik cepat, bek senior Grant Hanley melepaskan umpan panjang akurat dari area pertahanan sendiri menuju kotak penalti lawan. Che Adams dengan cerdik berhasil menguasai bola di bawah tekanan bek Haiti, lalu memantulkannya kepada talenta muda Ben Gannon-Doak di sisi kanan. Pemain sayap lincah ini kemudian mengirimkan umpan silang mendatar yang matang ke tengah kotak penalti.

Johny Placide, penjaga gawang kawakan Haiti, mencoba maju untuk memotong bola namun gagal mengamankannya dengan sempurna. Bola liar langsung disambar oleh John McGinn dengan tendangan keras kaki kirinya. Bola sempat mengenai badan pemain bertahan Haiti, merubah arah, dan meluncur mulus ke dalam gawang. Skor berubah menjadi Haiti 0-1 Skotlandia. Gol ini disambut gemuruh luar biasa dari puluhan ribu pendukung fanatik Skotlandia yang hadir di stadion.

Tertinggal satu gol memaksa Haiti bermain lebih terbuka. Jean-Ricner Bellegarde mencoba mengkreasi peluang lewat tendangan jarak jauhnya pada menit ke-38, namun bola masih melambung tinggi di atas mistar gawang. Pertarungan lini tengah yang keras membuat wasit harus mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Bellegarde setelah melakukan pelanggaran taktis demi menghentikan serangan balik cepat. Hingga turun minum, papan skor tetap menunjukkan keunggulan 1-0 untuk keunggulan Skotlandia.

Haiti vs Scotland Piala Dunia 2026/FIFA

Babak Kedua Penuh Ketegangan

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Haiti yang enggan kehilangan poin di laga pembuka bermain sangat agresif dan terus mengurung lini pertahanan Skotlandia. Suhu panas di Boston tampaknya cukup menguras stamina para pemain The Tartan Army, membuat koordinasi pertahanan mereka sedikit goyah dan beberapa kali melakukan pelanggaran di area berbahaya. Aaron Hickey bahkan harus menerima kartu kuning di awal babak kedua demi menahan laju penyerang Haiti.

Melihat kondisi fisik timnya mulai menurun, Steve Clarke melakukan sejumlah pergantian strategis. Pemain muda Findlay Curtis dimasukkan menggantikan sang pencetak gol John McGinn, sementara Lawrence Shankland ditarik keluar digantikan gelandang berpengalaman Kenny McLean untuk memperkuat lini tengah. Langkah ini terbukti efektif menahan agresivitas Haiti, meski Skotlandia harus mengorbankan daya dobrak mereka di sisa waktu pertandingan.

Haiti sejatinya mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-84. Berawal dari umpan silang akurat Carlens Arcus dari sisi kanan, striker andalan Haiti, Frantzdy Pierrot, berhasil memenangi duel udara dengan bek Skotlandia. Sundulan tajamnya mengarah ke sudut gawang, namun bola secara dramatis bergulir tipis di samping tiang gawang Angus Gunn. Kegagalan peluang emas ini membuat para pemain Haiti tampak frustrasi di sisa waktu laga.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan setelah tambahan waktu lima menit di babak kedua, skor Haiti vs Scotland piala dunia 2026 tetap bertahan 0-1 untuk kemenangan Skotlandia.

Kemenangan Bersejarah Setelah 36 Tahun

Kemenangan ini memiliki arti yang sangat mendalam bagi sejarah sepak bola Skotlandia. Ini merupakan kemenangan pertama mereka di putaran final Piala Dunia dalam kurun waktu 36 tahun terakhir. Kali terakhir The Tartan Army merasakan manisnya tiga poin di ajang paling bergengsi ini adalah saat mengalahkan Swedia dengan skor 2-1 pada perhelatan Piala Dunia 1990 di Italia. Sejak saat itu, mereka selalu gagal meraih poin penuh pada partisipasi di edisi-edisi berikutnya.

Haiti vs Scotland Piala Dunia 2026/FIFA

Dengan hasil pertandingan yang memuaskan ini, Skotlandia kini berhak menduduki posisi puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan 3 poin penuh. Posisi mereka diuntungkan oleh hasil pertandingan lain di Grup C, di mana dua tim raksasa lainnya, Brasil dan Maroko, hanya mampu bermain imbang 1-1 pada laga yang digelar di New Jersey. Sementara itu, Haiti harus rela terbenam di dasar klasemen tanpa raihan poin akibat kekalahan tipis ini.

Langkah Skotlandia untuk lolos ke babak 32 besar kini terbuka lebar, namun mereka harus langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi laga berikutnya yang dipastikan jauh lebih berat melawan Maroko. Di sisi lain, Haiti masih memiliki peluang untuk bangkit saat mereka dijadwalkan bersua tim kuat Brasil pada matchday kedua mendatang.

Ditulis oleh OXELANA

Komentar