Skor Portugal vs Kroasia Berakhir Tragis untuk Modric dkk

skor Portugal vs Kroasia berkesudahan dengan kemenangan dramatis Selecao das Quinas lewat kedudukan tipis 2-1

Skor Portugal vs Kroasia Berakhir Tragis untuk Modric dkk
Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026/FIFA

Frame Daily, Jakarta - Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyajikan salah satu laga paling mendebarkan dalam sejarah sepak bola modern. Bertemu di Toronto Stadium, Kanada, laga hidup mati ini mempertemukan dua raksasa Eropa, Portugal dan Kroasia. Publik di seluruh dunia menyaksikan bagaimana taktik, emosi, dan teknologi bercampur menjadi satu di atas lapangan hijau. Pada akhirnya, skor Portugal vs Kroasia berkesudahan dengan kemenangan dramatis Selecao das Quinas lewat kedudukan tipis 2-1. Hasil ini tidak hanya mengantarkan Portugal melaju ke babak 16 besar untuk menantang Spanyol, tetapi juga menandai akhir dari era internasional sang jenderal lapangan tengah Kroasia, Luka Modric.

Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Espen Eskas, atmosfer ketat langsung terasa. Kedua tim bermain sangat hati-hati pada paruh pertama demi menghindari kesalahan fatal. Portugal mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu lewat motor serangan mereka, Bruno Fernandes. Pemain Manchester United tersebut sempat mengancam gawang Kroasia di awal-awal babak, tetapi barisan pertahanan Kroasia yang digalang oleh Josip Sutalo tampil sangat disiplin. Kiper Kroasia, Dominik Livakovic, juga membuat beberapa penyelamatan penting untuk mementahkan peluang emas yang dibangun oleh lini depan Portugal yang dipimpin Cristiano Ronaldo.

Kroasia sendiri tidak tinggal diam. Bermain dengan formasi rapat, mereka sesekali melancarkan serangan balik yang mengancam lewat pergerakan Martin Baturina dan Ante Budimir. Jual beli serangan terus terjadi di lini tengah, di mana duel antara Luka Modric dan Vitinha menjadi pusat perhatian. Kendati kedua tim memiliki beberapa momen berbahaya di dalam kotak penalti, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat papan skor tidak berubah. Babak pertama pun disudahi dengan skor kacamata 0-0, meninggalkan ketegangan yang kian memuncak untuk paruh kedua.

Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026/FIFA

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan justru semakin memanas dan drama sesungguhnya baru saja dimulai. Kroasia berhasil mengejutkan lini belakang Portugal pada menit ke-53. Berawal dari skema serangan yang rapi dari sisi kanan, Josip Stanisic melepaskan umpan silang melambung yang sangat akurat ke dalam kotak penalti. Ivan Perisic yang berdiri bebas di tiang jauh berhasil menyambut bola dengan sepakan mendatar ke sudut kanan bawah gawang. Kiper Portugal, Diogo Costa, tidak mampu menjangkau bola tersebut, mengubah skor Portugal vs Kroasia menjadi 1-0 untuk keunggulan Vatreni.

Tertinggal satu gol memaksa anak asuh Roberto Martinez keluar menyerang secara total. Portugal hampir menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian melalui aksi individu Rafael Leao, namun tendangan kerasnya dari tepi kotak penalti digagalkan oleh mistar gawang. Drama Video Assistant Referee (VAR) pertama muncul ketika Kroasia sempat mencetak gol kedua melalui Igor Matanovic, namun dianulir karena offside. Tak lama setelah itu, giliran kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, yang merayakan golnya sebelum intervensi VAR kembali membatalkannya karena sang bintang dinilai telah berdiri di posisi offside terlebih dahulu.

La Furia Roja Mengamuk 3-0, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026Frame Daily
Hingga pertandingan babak ke dua berakhir , skor Spanyol vs Austria tetap bertahan di angka 3-0.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Kerja keras Portugal baru membuahkan hasil nyata pada menit ke-67. Wasit menunjuk titik putih setelah VAR mengonfirmasi adanya pelanggaran keras terhadap bek Portugal, Renato Veiga, di dalam area terlarang. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor penalti melakukan tugasnya dengan sangat dingin. Tendangan datarnya mengecoh Livakovic dan mengubah skor menjadi imbang 1-1. Gol ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi CR7, menjadikannya pencetak gol tertua di fase gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun sekaligus gol knockout pertamanya di turnamen ini.

Melihat kebutuhan akan penyegaran strategi, Martinez mengambil keputusan berani dengan menarik keluar Ronaldo dan memasukkan Goncalo Ramos di menit ke-81. Keputusan taktis tersebut terbukti menjadi keputusan jenius. Tepat pada masa injury time, menit ke-94, Rafael Leao mengirimkan umpan silang lambung yang sangat mematikan ke jantung pertahanan Kroasia. Goncalo Ramos melompat paling tinggi dan melepaskan sundulan tajam yang merobek jala gawang Kroasia.

Gol telat tersebut mengubah kedudukan dan membuat skor Portugal vs Kroasia berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan Portugal.

Kroasia yang pantang menyerah mencoba mengurung pertahanan Portugal di sisa menit yang ada. Pada menit ke-90+13, publik Toronto Stadium bergemuruh ketika Josko Gvardiol berhasil menyambar umpan Mario Pasalic dan menceploskan bola ke dalam gawang Diogo Costa. Skuad Kroasia merayakan gol tersebut dengan histeris karena mengira laga akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Namun, perayaan tersebut berubah menjadi mimpi buruk yang memilukan. Setelah melakukan peninjauan VAR yang cukup lama, wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena Mario Pasalic sudah terjebak offside sebelum melepaskan operan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kemenangan dramatis ini memastikan langkah Portugal ke babak berikutnya, sementara Kroasia harus pulang dengan kepala tegak meski dilingkupi rasa kecewa yang mendalam akibat keputusan teknologi. Pertandingan ini akan terus dikenang sebagai salah satu laga paling emosional di Piala Dunia 2026.

Ditulis oleh OXELANA

Komentar