Frame Daily, Jakarta - Sebuah keajaiban luar biasa baru saja tercipta di panggung tertinggi sepak bola dunia. Pertandingan hidup mati babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan sang juara dunia lima kali melawan tim kuda hitam Eropa menorehkan tinta emas baru. Di luar dugaan banyak pengamat, skor Brasil vs Norwegia berakhir dengan kedudukan 1-2 untuk kemenangan dramatis skuad The Vikings. Laga sengit yang berlangsung di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium) ini memastikan langkah Norwegia ke babak perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, sekaligus memulangkan Brasil lebih awal dari turnamen.
Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan berjalan dengan tensi yang sangat tinggi. Brasil yang kini diasuh oleh Carlo Ancelotti sebenarnya memiliki peluang emas untuk unggul lebih cepat pada babak pertama. Memasuki menit ke-12, wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran keras di kotak penalti Norwegia. Sayangnya, eksekusi penalti yang diambil oleh gelandang Bruno Guimarães berhasil ditepis dengan sangat gemilang oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland. Kegagalan penalti ini tampaknya menjadi sinyal awal bahwa dewi fortuna sedang tidak berpihak kepada kubu Selecao. Hingga turun minum, papan skor masih belum berubah dan menunjukkan angka kacamata alias kosong-kosong.

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan semakin menarik lantaran kedua tim mulai melakukan perubahan strategi. Pertahanan rapat yang digalang oleh lini belakang Norwegia benar-benar membuat frustrasi para penyerang sayap lincah Brasil seperti Vinícius Júnior. Malapetaka bagi Tim Samba akhirnya datang di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-79. Berawal dari umpan silang akurat yang dikirimkan oleh pemain pengganti Andreas Schjelderup, penyerang ganas Erling Haaland berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan mematikan yang tak mampu dijangkau oleh Alisson Becker. Gol tersebut mengubah skor Brasil vs Norwegia menjadi 0-1 untuk keunggulan tim Nordik.

Tertinggal satu gol membuat para pemain Brasil menaikkan intensitas serangan mereka dan mulai kehilangan ketenangan. Asyik menyerang demi menyamakan kedudukan justru membuat lini pertahanan mereka menjadi sangat rapuh dan terbuka. Memanfaatkan situasi serangan balik cepat pada menit ke-90, Erling Haaland kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu striker terbaik di dunia.
Penyerang bertubuh kekar tersebut melepaskan tembakan mendatar yang sangat terarah dari luar kotak penalti ke pojok bawah gawang Brasil. Gol kedua dari sang megabintang Manchester City tersebut memperlebar jarak sekaligus mempertegas skor Brasil vs Norwegia menjadi 0-2.
Meskipun laga tampak sudah usai untuk kemenangan lawan, drama di lapangan hijau ternyata belum sepenuhnya berakhir pada masa injury time. Memasuki menit ke-90+8, wasit kembali memberikan hadiah penalti untuk Brasil setelah Leo Ostigård dianggap melakukan pelanggaran di dalam area terlarang. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua maju mengeksekusi penalti dan berhasil menyarangkan bola ke pojok kanan gawang pada menit ke-90+10. Gol hiburan tersebut sedikit memperkecil ketertinggalan dan mengubah kedudukan akhir menjadi 1-2. Sesaat setelah gol itu tercipta, peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan langsung dibunyikan oleh sang pengadil lapangan.
Dengan hasil pertandingan yang sangat mengejutkan ini, Norwegia berhasil mempertahankan sebuah rekor unik dalam sejarah sepak bola modern dunia. Mereka sukses memperpanjang catatan sebagai satu-satunya tim nasional di dunia yang belum pernah menderita kekalahan dari Brasil dalam laga kompetitif resmi, dengan torehan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Sementara itu, bagi kubu Brasil, kekalahan menyakitkan di fase gugur ini menjadi pukulan telak yang mengakhiri mimpi besar mereka untuk merengkuh trofi Piala Dunia yang keenam. Di sisi lain, dua gol yang dicetak Erling Haaland dalam laga ini juga membuatnya kokoh memimpin perburuan gelar sepatu emas turnamen.

Komentar